Usai Aksi Bakar Al Quran oleh Paludan, Swedia Ajak Kembali Dialog dengan Turki
Swedia dan Finlandia, yang berbagi perbatasan sepanjang 1.300 kilometer (800 mil) dengan Rusia, memutuskan bersama untuk mengakhiri kebijakan non-blok militer mereka selama puluhan tahun, menyusul invasi Rusia ke Ukraina.
Rencana mereka mendapat dukungan formal pada pertemuan bersejarah NATO pada bulan Juni, setelah tawaran kedua negara dengan cepat diratifikasi oleh 28 dari 30 negara anggota NATO.
Tawaran untuk bergabung dengan NATO harus diratifikasi oleh semua anggota aliansi, di mana Turki menjadi anggotanya.
"Tidak ada masalah keamanan nasional yang lebih penting daripada kami bersama Finlandia dengan cepat menjadi anggota NATO," kata Kristersson.
Menteri Luar Negeri Finlandia Pekka Haavisto pada hari Selasa untuk pertama kalinya melayangkan gagasan bahwa mereka mungkin harus mempertimbangkan untuk bergabung dengan aliansi itu sendiri sambil menekankan bahwa aksesi bersama tetap menjadi "opsi pertama".
"Kami memahami rasa frustrasi yang dirasakan banyak orang di Finlandia saat ini karena kami dalam situasi ini masih belum menjadi anggota NATO," kata Kristersson.
"Tapi kami fokus pada pesan yang sangat jelas bahwa Finlandia terus ingin bergabung dengan NATO bersama Swedia," tambahnya. @fen/epa/dailysabah.com
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!