Update Banjir Bandang Aceh–Sumatra: 921 Meninggal, Hampir 1 Juta Mengungsi
Provinsi Sumatra Barat mencatat 226 korban meninggal, sementara 213 orang masih dicari. Daerah yang terdampak mencakup Agam, Padang Panjang, Padang Pariaman, Kota Padang, dan Pasaman Barat. Sebanyak 112 warga luka-luka dan 14,7 ribu orang terpaksa mengungsi.
Kerusakan infrastruktur juga cukup besar, meliputi 6,1 ribu rumah rusak, 655 fasilitas umum terdampak, 72 fasilitas kesehatan, 383 fasilitas pendidikan, 200 rumah ibadah, 29 gedung kantor, serta 64 jembatan rusak.
Anggota Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) PBNU, Kurniasih Zulhadji, menyampaikan duka mendalam bagi seluruh warga yang terdampak bencana ini. Ia menegaskan bahwa dukungan moral, doa, dan bantuan nyata sangat berarti bagi para korban.
“Dalam situasi penuh keprihatinan ini, doa dan bantuan bagi saudara-saudara terdampak sangat berarti. Belasungkawa menjadi bentuk dukungan moral bagi mereka,” ujarnya kepada NU Online.
LPBI PBNU bersama tim NU Peduli terus bekerja di Sumatra Barat dan Aceh untuk mendistribusikan bantuan berupa sembako, air mineral, pakaian, serta menyiapkan layanan dukungan psikososial bagi para pengungsi. “Bagi kami, duka saudara-saudara kita adalah duka kami. Doa menjadi penguat iman agar korban tetap tabah menghadapi cobaan,” pungkasnya.
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!