Hujan Deras dan Air Laut Pasang Picu Banjir Surabaya
Sejumlah pemotor mendorong kendaraannya yang mogok imbas ketinggian genangan banjir berada di atas knalpot, Senin (22/6/2026)./visi.news/ist.
VISI.NEWS | SURABAYA - Hujan deras yang mengguyur Kota Surabaya sejak Senin (22/6/2026) dini hari menyebabkan banjir di 17 titik wilayah. Proses penanganan genangan juga terkendala akibat pasang air laut yang menghambat pembuangan air ke laut melalui sistem pompa.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Surabaya, Linda Novanti, mengatakan hingga pukul 09.25 WIB, sebanyak 15 dari 17 titik genangan masih dalam penanganan petugas gabungan.
"Dari total 17 lokasi genangan yang terdata, dua titik telah surut, sementara 15 titik lainnya masih tergenang dan terus dipantau petugas di lapangan," kata Linda dalam keterangannya dikutip, Senin (22/6/2026).
Sejumlah wilayah yang masih tergenang antara lain Jalan Ngagel Kebonsari, Jalan Bung Tomo, Jalan Raya Bratang Binangun, Jalan Imam Bonjol, Jalan Simo Hilir Raya, Jalan Tanjungsari, Jalan Menur Pumpungan, hingga kawasan Medokan Semampir Indah.
Genangan tertinggi tercatat di kawasan Stikosa AWS, Nginden Jangkungan, Kecamatan Sukolilo, dengan ketinggian air mencapai sekitar 50 sentimeter.
Sementara itu, beberapa lokasi yang sebelumnya terdampak banjir dilaporkan telah surut, di antaranya kawasan Wisma Tengger Kandangan, Kecamatan Benowo, Jalan Simo Kalangan, Kecamatan Sukomanunggal, serta area sekitar RSIA Kendangsari.
Menurut Linda, seluruh genangan disebabkan hujan berintensitas sedang yang turun sejak subuh. Untuk mempercepat penanganan, BPBD Surabaya bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) melakukan penyedotan air dan pemantauan di lokasi terdampak.
Selain banjir, petugas juga menangani kejadian pohon tumbang di Jalan Lusi, Kelurahan Keputran, Kecamatan Tegalsari. Hingga laporan terakhir, proses penanganan masih berlangsung.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!