Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 4 Kelompok Akan Demo 27 Agustus di Jakarta, Ini Daftar Tuntutannya 26 Aug 2026 Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 4 Kelompok Akan Demo 27 Agustus di Jakarta, Ini Daftar Tuntutannya 26 Aug 2026 Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026

UOB Study: Lebih Sembilan dari 10 Bisnis di Indonesia Tetap Optimis di Tengah Tantangan Global

ED
Sabtu, 17 Agustus 2024 | 18:59 WIB
Bagikan
UOB Study: Lebih Sembilan dari 10 Bisnis di Indonesia Tetap Optimis di Tengah Tantangan Global

Manajemen Rantai Pasok tetap penting bagi dunia usaha di Indonesia Manajemen rantai pasok tetap penting bagi 98 persen bisnis, termasuk sektor Manufaktur dan Teknik serta Teknologi, Media, dan Telekomunikasi. Namun, lebih dari tujuh dari 10 bisnis menyatakan ketegangan geopolitik telah berdampak signifikan pada rantai pasok, khususnya di sektor Manufaktur dan Teknik serta Layanan Bisnis. Meningkatnya biaya pasokan akibat inflasi dan suku bunga, ditambah dengan peralihan ke strategi pasokan untuk berjaga-jaga guna mengurangi risiko kekurangan, menjadi salah satu dari tiga tantangan utama yang dihadapi bisnis.

Ekspansi luar negeri ke ASEAN menawarkan peluang bagi peningkatan bisnis Dunia usaha di Indonesia (93% responden) menunjukkan keinginan yang kuat untuk meningkatkan profitabilitas dan meningkatkan pendapatan melalui ekspansi ke luar negeri, terutama di sektor Manufaktur, Teknik, dan Layanan Bisnis. Perusahaan-perusahaan termotivasi untuk memperluas pasar pada skala internasional guna membangun reputasi, memanfaatkan jaringan regional atau global, serta memanfaatkan peluang untuk produk dan layanan yang ditawarkan.

Keinginan akan ekspansi ke luar negeri sebagian besar mengarah ke negara-negara ASEAN (78%) dan negara-negara di Asia Utara lainnya (31%). Malaysia dan Singapura menjadi tujuan utama untuk kawasan ASEAN. Namun, 48 persen dunia usaha masih berupaya menemukan mitra yang tepat untuk kerja sama di pasar luar negeri. Lebih dari empat dari 10 bisnis masih memiliki dukungan keuangan atau dana yang belum memadai.

Beberapa langkah dukungan diharapkan dapat membantu perusahaan mengatasi masalah yang dialami, seperti membangun koneksi ke bisnis perusahaan besar yang merupakan calon pembeli untuk produk klien dan menjalankan program pelatihan untuk meningkatkan keterampilan karyawan. Selain itu, sebagian besar perusahaan menunjukkan minat dalam menggunakan platform perdagangan digital antara negara untuk melakukan ekspansi ke luar negeri.

@uli

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.