UOB Indonesia dan Suryacipta Perkuat Kolaborasi, Bidik Investasi Asing Berkualitas ke Indonesia
VISI.NEWS – PT Bank UOB Indonesia (UOB Indonesia) dan PT Suryacipta Swadaya resmi memperkuat kerja sama strategis untuk mendorong masuknya investasi asing langsung (Foreign Direct Investment/FDI) ke Indonesia. Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang dilakukan di sela penyelenggaraan ASEAN Conference 2026 di Resorts World Sentosa, Singapura.
Kerja sama ini menjadi langkah nyata kedua perusahaan dalam memperkuat konektivitas ekonomi regional ASEAN sekaligus mempercepat arus investasi ke Indonesia, khususnya ke kawasan industri yang tengah berkembang sebagai pusat manufaktur dan industri bernilai tambah tinggi.
Melalui kemitraan tersebut, UOB Indonesia akan memanfaatkan jaringan regional dan pengalaman panjangnya dalam mendampingi investor internasional, sementara Suryacipta Swadaya menghadirkan kawasan industri modern yang siap mendukung ekspansi berbagai perusahaan global.
Fokus pada Solusi Perbankan, Investasi, dan Promosi Kawasan Industri
Dalam Nota Kesepahaman tersebut, UOB Indonesia dan Suryacipta Swadaya sepakat berkolaborasi pada tiga bidang utama.
Pertama, menyediakan solusi perbankan yang terintegrasi bagi perusahaan yang beroperasi di kawasan industri, termasuk tenant serta seluruh rantai pasoknya.
Kedua, mendorong investasi domestik maupun internasional ke kawasan Suryacipta City of Industry dan Subang Smartpolitan melalui layanan konsultasi investasi serta fasilitasi bagi calon investor.
Ketiga, menjalankan berbagai kegiatan pemasaran strategis melalui penyelenggaraan forum bersama, promosi, dan berbagai aktivitas yang bertujuan meningkatkan keterlibatan investor regional maupun global.
Wholesale Banking Director UOB Indonesia, Harapman Kasan, mengatakan perubahan rantai pasok global membuka peluang besar bagi Indonesia untuk menarik investasi berkualitas yang mampu memberikan dampak ekonomi jangka panjang.
"Seiring dengan terus berkembangnya rantai pasok global, Indonesia memiliki posisi yang kuat untuk menarik investasi berkualitas yang dapat menciptakan nilai ekonomi jangka panjang. Untuk mewujudkan potensi tersebut, diperlukan kemitraan yang mampu menghubungkan investor global dengan ekosistem lokal, mempercepat pengembangan kawasan industri, serta menciptakan lapangan kerja yang berkualitas," ujarnya.
Ia menambahkan, UOB berkomitmen mendukung proses tersebut melalui jaringan regional yang luas, keahlian sektoral, serta kemampuan pembiayaan yang dimiliki grup perbankan tersebut.
Kolaborasi ini juga memanfaatkan kekuatan jaringan UOB di kawasan ASEAN melalui Foreign Direct Investment (FDI) Advisory Unit yang dibentuk sejak 2011.
Unit tersebut secara khusus membantu perusahaan-perusahaan internasional memperluas investasi ke berbagai negara ASEAN, termasuk Indonesia.
Hingga saat ini, FDI Advisory Unit telah mendampingi lebih dari 500 perusahaan dalam merealisasikan investasi di Indonesia.
Sejak 2020, investasi yang difasilitasi oleh UOB diproyeksikan telah melampaui nilai 20 miliar dolar Singapura dan berpotensi menciptakan lebih dari 100.000 lapangan kerja di Indonesia.
Perkuat Posisi Indonesia sebagai Tujuan Investasi Regional
Chief Commercial Officer PT Suryacipta Swadaya, Abednego Purnomo, menilai kerja sama tersebut merupakan kelanjutan hubungan strategis yang telah terjalin sejak 2021 antara kedua perusahaan.
Menurutnya, sinergi antara kekuatan jaringan regional UOB dan infrastruktur kawasan industri yang dikembangkan Suryacipta akan menghadirkan ekosistem investasi yang semakin kompetitif bagi investor global.
"MoU ini merupakan wujud nyata komitmen kami bersama UOB, mitra terpercaya kami sejak 2021, dalam memfasilitasi investasi asing langsung berkualitas ke Indonesia. Dengan memadukan kekuatan jaringan perbankan regional dan kapabilitas finansial UOB dengan konektivitas strategis serta efisiensi operasional Subang Smartpolitan, kami menghadirkan ekosistem industri generasi baru bagi investor asing, khususnya di sektor bernilai tambah tinggi seperti kendaraan listrik," katanya.
Ia menambahkan, kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan rantai pasok manufaktur regional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih berkelanjutan.
Subang Smartpolitan sendiri menjadi salah satu kawasan industri modern yang dikembangkan untuk mendukung pertumbuhan sektor manufaktur masa depan, termasuk industri kendaraan listrik, teknologi tinggi, logistik, dan berbagai sektor strategis lainnya.
UOB juga memiliki rekam jejak penting dalam mendukung investasi di Indonesia. Bank tersebut menjadi bank regional pertama yang menjalin kemitraan strategis dengan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) melalui pembentukan satuan tugas bersama yang bertujuan memfasilitasi investasi berskala besar ke Indonesia.
Melalui kolaborasi terbaru dengan Suryacipta Swadaya, UOB berharap dapat semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu tujuan investasi utama di ASEAN.
Kemitraan ini juga diharapkan mampu menghubungkan lebih banyak investor regional dengan berbagai peluang investasi yang mendukung transformasi industri nasional, memperkuat rantai pasok manufaktur, menciptakan lapangan kerja berkualitas, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia dan kawasan ASEAN secara berkelanjutan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!