UOB Indonesia dan Suryacipta Perkuat Kolaborasi, Bidik Investasi Asing Berkualitas ke Indonesia
Chief Commercial Officer PT Suryacipta Swadaya, Abednego Purnomo, menilai kerja sama tersebut merupakan kelanjutan hubungan strategis yang telah terjalin sejak 2021 antara kedua perusahaan.
Menurutnya, sinergi antara kekuatan jaringan regional UOB dan infrastruktur kawasan industri yang dikembangkan Suryacipta akan menghadirkan ekosistem investasi yang semakin kompetitif bagi investor global.
"MoU ini merupakan wujud nyata komitmen kami bersama UOB, mitra terpercaya kami sejak 2021, dalam memfasilitasi investasi asing langsung berkualitas ke Indonesia. Dengan memadukan kekuatan jaringan perbankan regional dan kapabilitas finansial UOB dengan konektivitas strategis serta efisiensi operasional Subang Smartpolitan, kami menghadirkan ekosistem industri generasi baru bagi investor asing, khususnya di sektor bernilai tambah tinggi seperti kendaraan listrik," katanya.
Ia menambahkan, kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan rantai pasok manufaktur regional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih berkelanjutan.
Subang Smartpolitan sendiri menjadi salah satu kawasan industri modern yang dikembangkan untuk mendukung pertumbuhan sektor manufaktur masa depan, termasuk industri kendaraan listrik, teknologi tinggi, logistik, dan berbagai sektor strategis lainnya.
UOB juga memiliki rekam jejak penting dalam mendukung investasi di Indonesia. Bank tersebut menjadi bank regional pertama yang menjalin kemitraan strategis dengan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) melalui pembentukan satuan tugas bersama yang bertujuan memfasilitasi investasi berskala besar ke Indonesia.
Melalui kolaborasi terbaru dengan Suryacipta Swadaya, UOB berharap dapat semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu tujuan investasi utama di ASEAN.
Kemitraan ini juga diharapkan mampu menghubungkan lebih banyak investor regional dengan berbagai peluang investasi yang mendukung transformasi industri nasional, memperkuat rantai pasok manufaktur, menciptakan lapangan kerja berkualitas, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia dan kawasan ASEAN secara berkelanjutan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!