Untuk Pertumbuhan Ekonomi Digital, Indonesia Secara Masif Telah Membangun Infrastruktur Digital
Sementara, Miao Jun, Account Director Enterprise Business Group, Huawei Indonesia, menyoroti secara khusus salah satu sektor yang bisa menjadi game changer bagi ekonomi digital, yaitu industri transportasi. Indonesia adalah salah satu negara di Asia yang memiliki jumlah bandara terbanyak, yaitu 673 dan 3227 pelabuhan.
"Masa depan industri transportasi adalah menjadi semakin digital, diperkuat dengan kecerdasan buatan dan cerdas. Dalam hal ini, Huawei memiliki pengetahuan yang mendalam mengenai lanskap industri transportasi global secara komprehensif, termasuk dengan berbagai pilot project penerapan di bandara Shenzhen dan pelabuhan Tianjin, Tiongkok," ujar Miao Jun.
Menurut Lai Chaosen, Vice President, Delivery & Service Huawei Indonesia, untuk memastikan bahwa jaringan senantiasa beroperasi setiap waktu dan di segala situasi, Huawei juga fokus pada delivery dan network assurance untuk memastikan pembangunan infrastruktur digital.
"Baru-baru ini, Huawei bersama pemangku kepentingan lain dan operator bahu membahu membantu pemerintah untuk memastikan jaringan telekomunikasi untuk perhelatan akbar G20 Summit," kata Lai Chaosen.
Bekerja sama dengan lebih dari 150 mitra kontraktor yang juga melibatkan 5000 tim mitra, Huawei telah menyelesaikan pembangunan lebih dari 84 ribu sites yang mencakup 115 ribu elemen jaringan (NE).
Begitu juga dengan pengembangan talenta digital sebagai fondasi transformasi digital, Wang Bin, Vice President, Management Transformation, Huawei Indonesia mengatakan bahwa Huawei Indonesia melalui platform Huawei ASEAN Academy Indonesia akan terus mendorong penyiapan talenta digital yang profesional dan sesuai dengan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi.
"Melalui 3 lini, yaitu Business Institute, Engineering Institute dan Technical Insitute, Huawei telah berkontribusi untuk menyiapkan lebih dari 71 ribu talenta digital dalam dua tahun terakhir dari target 100 ribu talenta digital dalam 5 tahun. Tidak hanya itu, Huawei juga mengimplementasikan rencana pengembangan akuisisi bakat secara menyeluruh yang meliputi tiga tahapan pra-perekrutan, perekrutan, hingga pasca-perekrutan dengan tujuan membangun iklim pengembangan talenta digital, dan menguntungkan ekosistem industri selain menyediakan bakat berkualitas tinggi untuk Huawei. Sebagai pengakuan atas skema talenta yang begitu komprehensif, Huawei telah meraih berbagai penghargaan perusahaan, baik dari pemerintah, mitra universitas, maupun media," kata Wang Bin," tegas Wang Bin.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!