Untuk membahas Seluruh Permasalahan di Desa, Bupati Bandung Agendakan 'Rembug Utama'
"Kami berharap yang menerima hibah adalah para petani yang benar-benar membutuhkan. Misalnya, petani penggarap atau petani penggarap yang menyewa lahan. Petani yang sudah kaya, jangan menerima hibah, Pemkab Bandung fokus pada bidang pertanian, karena laju pertumbuhan ekonomi meningkat karena adanya peran dari sektor pertanian," tambahnya.
Bupati Bandung berharap dengan adanya pemberian bantuan ini, para petani milenial tertarik pada sektor pertanian.
"Jangan sampai petani menjadi barang langka, karena banyak para pemuda yang tak tertarik dengan bertani. Peran petani milenial itu sangat penting untuk melanjutkan para petani mendatang, setelah para orang tua tidak ada," tuturnya
Bupati Bandung mengungkapkan terkait kebjakan pemerintah terkait lahan sawah yang dilindungi yang mencapai sekitar 24.000 Ha, di antaranya di Desa Sumbersari Kecamatan Ciparay yang tidak bisa digunakan untuk pembangunan perumahan.
"Kalau tak ada sawah, bagaimana kita makan," jelasnya.
Dalam diskusinya Ketua KTNA Kabupaten Bandung H. Nono Sambas mengatakan, bahwa ketahanan pangan harus dipertahankan untuk kelangsungan hidup manusia.
"Program KTNA harus sinkron dengan program pemerintah, sehingga KTNA harus dekat dengan pemerintah," ujar Nono. Nono pun mengungkapkan terkait dengan Hari Krida Pertanian (HKP).
"Minimal melalui HKP, ada mimbar sarasehan. Penyampaian dari pemerintah ke petani dan sebaliknya aspirasi dari para petani disampaikan ke dinas-dinas di pemerintahan," ujarnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!