Undang Ganjar ke Acara Pembekalan PMI, Kepala BP2MI Dilaporkan ke Bawaslu

ED
Sabtu, 18 November 2023 | 14:30 WIB
Bagikan
Undang Ganjar ke Acara Pembekalan PMI, Kepala BP2MI Dilaporkan ke Bawaslu

VISI.NEWS | JAKARTA - Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani menampik adanya muatan politis dalam acara pembekalan dan motivasi kepada 1.500 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang mengundang mantan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo.

Benny menegaskan, kehadiran Ganjar dalam agenda tersebut bukan berkapasitas sebagai bakal calon wakil presiden (capres) melainkan sebagai figur yang bisa memotivasi semangat para calon PMI.

Terlebih lagi status Ganjar pada saat belum ditetapkan sebagai capres yang sah oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU RI). Hal tersebut disampaikan Benny merespon pelaporan yang dilayangkan Advokat Pemantau Netralitas ASN, Dolife Rompas ke Bawaslu, pada Jumat (17/11).

"Jadi salah kalau ada yang menganggap bahwa kepentingan politik di balik menghadirkan Ganjar, saya tegaskan tidak ada abuse of power (kepentingan politik, apalagi status Ganjar waktu itu belum capres yang ditetapkan KPU," tegas Benny kepada wartawan usai menghadiri penghargaan Gatra Award 2023 yang diraihnya lembaganya dalam "Kategori Bidang Politik Badan yang konsisten mengawal, melindungi, dan memperkuat daya tawar pekerja migran Indonesia di luar negeri" di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Jumat (17/11/2023) malam.

Wakil Ketua Umum Partai Hati Nurani (Hanura) itu mengatakan, mengundang figur tokoh besar merupakan program lembaganya untuk memberikan motifasi kepada para PMI dan tiidak ada kaitannya dengan politik.

Bahkan, kata Benny, jauh-jauh hari sebelum mengundang Ganjar, BP2MI juga sudah mengundang sejumlah tokoh besar, mulai dari kalangan politisi, menteri, pengusaha. Seperti Wakil Ketua DPR RI, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin yang juga sekarang menjadi pendamping capres Anies Baswedan.

Kemudian, mengundang menteri Perekonomian, Airlangga Hartarto, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dan Menko Polhukam, Mahfud MD.

"Ini ketidtauan mereka kami mengundang para tokoh, menteri, Ketua Umum Partai, Kepala Daerah, sampai mantan pekerja migran Indonesia yang sudah penguasa yang sukses, jadi yakinlah bahwa itu tidak ada unsur politiknya" ujar dia.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.