Umur Panjang Tak Sekadar Genetik, Tapi Juga Soal Pola Pikir
Editor
Desi Rossilawati
Sabtu, 3 Mei 2025 | 00:45 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Memiliki umur panjang dan tubuh yang sehat tentu menjadi harapan banyak orang. Namun ternyata, salah satu kunci untuk mencapai itu bukan hanya soal pola makan atau olahraga, tapi juga cara berpikir. Para ahli menyebut bahwa berpikiran positif dan tetap optimis punya pengaruh besar terhadap harapan hidup seseorang.
Orang yang mampu hidup hingga usia 100 tahun atau lebih dikenal sebagai centenarian. Menurut data PBB, jumlah mereka pada 2021 mencapai sekitar 573.000 orang di seluruh dunia dan diperkirakan melonjak menjadi 3,7 juta pada 2050.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa optimisme berkaitan erat dengan umur panjang. Misalnya, sebuah studi pada 2019 menemukan bahwa orang yang memiliki pandangan hidup optimis cenderung hidup 11–15% lebih lama dan lebih mungkin mencapai usia 85 tahun ke atas. Sementara studi lain pada 2022 mencatat bahwa wanita yang berpikir positif hidup rata-rata 4,4 tahun lebih lama daripada mereka yang tidak.
Menurut Dr. Karen D. Sullivan, berpikir positif bisa membantu mengurangi risiko penyakit kronis dan memperbesar peluang hidup lebih lama. Hal ini sejalan dengan penjelasan Dr. Karen Miller yang menyebut bahwa stres dapat memicu peradangan dan mempercepat penuaan.
Sebaliknya, aktivitas positif seperti meditasi, olahraga, beribadah, hingga berjalan santai di alam terbuka dapat meredam stres dan mendukung kesehatan otak serta tubuh secara keseluruhan.
Menjaga pikiran tetap jernih dan optimis tidak hanya membuat hidup terasa lebih ringan, tapi juga bisa memperpanjang usia. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!