UMKM Dilatih Hasilkan Produk Kerajinan untuk Souvenir Pertemuan G20

ED
Rabu, 2 Maret 2022 | 19:47 WIB
Bagikan
UMKM Dilatih Hasilkan Produk Kerajinan untuk Souvenir Pertemuan G20
VISI.NEWS | SOLO -  Produk kerajinan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di wilayah Kota Solo dan daerah sekitarnya yang biasa disebut Soloraya, menjelang pertemuan pemimpin dunia dari negara maju presidensi G20 diarahkan agar dapat menjadi cinderamata atau souvenir dan bisa dipasarkan dalam even-even skala besar bahkan ke pasar internasional.
Dalam menyiapkan UMKM kerajinan yang berpotensi dikembangkan, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Solo, berkolaborasi dengan Pemkot Solo dan lembaga Ralali.com, Rabu (2/3/2022), melakukan kurasi, onboarding dan showcasing produk  400an UMKM unggulan di Soloraya. Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, di tengah kegiatan kurasi menjelaskan kepada wartawan, melalui even-even besar seperti momentum pertemuan pemimpin dunia presidensi G20 di Bali, bisa  dimanfaatkan untuk promosi produk kerajinan Indonesia.
"Kita akomodir kerajinan karya teman – teman UMKM, misalnya untuk souvenir di even G20, Para Games dan even– even skala besar lainnya. Produk – produk kerajinan UMKM bisa dikolaborasikan dengan perhelatan – perhelatan akbar. Sehingga produk – produk UMKM unggulan bisa menjadi souvenir di even–even internasional,” ujar Gibran.
Menurut Wali Kota Solo, produk – produk UMKM yang dikurasi di antaranya berupa batik dan jam tangan kayu yang segera difinalisasi penyeleksiannya, karena akhir Maret 2022 working group G20 akan segera dimulai.
Kepala KPw BI Solo, Nugroho Joko Prastowo, mengungkapkan, pelaku UMKM harus bisa memiliki keunggulan kompetitif, baik dari sisi kualitas produk, harga, dan strategi pemasaran yang tepat.
Dalam menerapkan strategi, UMKM  perlu mempertimbangkan perkembangan digitalisasi, sejalan dengan perubahan pola belanja masyarakat yang telah banyak dilakukan secara online.
"Sebagai upaya meningkatkan akses pemasaran UMKM Soloraya, KPw BI  Solo bersinergi dengan pemerintah daerah dan Ralali.com melaksanakan kurasi, onboarding dan showcasing produk UMKM ini. Kurasi yang dilakukan terhadap 400an UMKM  untuk memastikan UMKM yang lolos mampu menghasilkan produk yang memenuhi standar mutu dan kelayakan yang disyaratkan konsumen Ralali.com," kata Nugroho.
Sebanyak 67 UMKM di bidang makanan, minuman, fashion dan craft yang telah lolos kurasi dari 400an  pendaftar, sambung kepala KPw BI Solo itu, diberikan pelatihan tentang branding, marketing, labeling dan sebagainya dari Ralali.com
Produk potensial UMKM terpilih tersebut, dipamerkan dalam 7 booth dan bisa dikunjungi peserta pelatihan sebagai showcase success story UMKM yang telah mengadopsi digitalisasi. "UMKM yang lolos kurasi akan didampingi untuk melakukan onboarding di Ralali.com. Pendampingan pasca pelatihan, dilakukan sampai UMKM onboarding dan bisa mengelola lapak online mandiri, serta mendapatkan buyer," jelasnya.@tok

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.