UMKM Difabel Binaan Pertamina Tembus Pasar Brunei Darussalam
Acara pelepasan ekspor secara simbolis digelar di Gedung Juang 45, Selabatu, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Jawa Barat.
Hadir dalam acara pelepasan ekspor tersebut Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi, Bupati Sukabumi Ayep Zaki, dan Vice President CSR & SMEPP Management Pertamina Rudi Ariffianto.
Ade menghadirkan camilan sehat berbahan dasar singkong lokal pilihan, yang diproses secara higienis dan dikemas modern untuk memenuhi standar pasar global.
UMKM itu juga berperan sebagai agregator produk mangrove, meliputi kapsul, teh, dan bubuk, yang kini tengah dipasarkan ke pasar ekspor, khususnya Korea Selatan.
Saat ini, Gemilang Agro Inovasi memberdayakan 10 karyawan tetap serta 25 siswa magang dari SMA Hassina Sukabumi, sebagai bagian dari upaya menciptakan lapangan kerja inklusif dan peningkatan kapasitas generasi muda.
"Kami ingin membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berprestasi. Dengan dukungan Pertamina dan berbagai pihak, kami siap membawa produk lokal naik kelas dan menembus pasar internasional," ujar Ade.
Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyampaikan apresiasi tinggi atas keberhasilan UMKM difabel yang mampu menembus pasar ekspor.
Ia menegaskan, pentingnya kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan sektor swasta dalam memperkuat ekosistem usaha mikro agar naik kelas.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!