Ubah Resolusi Jadi Aksi: 5 Kebiasaan Kunci Menuju Finansial yang Lebih Stabil
Resolusi tahun baru juga dapat dimulai dengan membangun kebiasaan belanja yang lebih mindful. Di era belanja online, proses pembelian yang serba cepat kerap membuat keputusan diambil secara impulsif. Salah satu langkah sederhana yang bisa dilakukan adalah memberi jeda satu atau dua hari sebelum checkout, terutama untuk barang yang tidak mendesak. Sebelum menyelesaikan transaksi, ajukan tiga pertanyaan dasar: apakah barang tersebut benar-benar dibutuhkan, apakah akan bermanfaat, dan apakah tersedia anggaran. Kebiasaan ini membantu meningkatkan kesadaran dalam mengelola pengeluaran tanpa harus sepenuhnya menahan diri dari belanja
3. Hati-hati dengan layanan langganan
Model layanan berbasis langganan semakin umum, dari aplikasi hingga hiburan digital. Tanpa disadari biaya kecil yang dibayar rutin dapat menggerus pendapatan bulanan, termasuk dari layanan yang sudah jarang digunakan. Untuk menghindari kebocoran anggaran, kamu bisa mulai kebiasaan untuk melakukan pengecekan secara berkala terhadap layanan yang masih aktif di riwayat transaksi e-wallet atau kartu kredit. Menggunakan satu alamat email khusus untuk layanan berbayar juga dapat membantu, sehingga lebih mudah melacak layanan apa saja yang masih aktif dan segera menghentikan yang sudah tidak diperlukan.
4. Memahami perlindungan yang kamu punya
Situasi tak terduga dapat terjadi kapan saja, sehingga penting memahami perlindungan yang dimiliki, termasuk asuransi dan BPJS. Luangkan waktu untuk memahami kembali manfaat, ketentuan klaim, hingga batasannya, agar perlindungan dapat dimanfaatkan optimal dan kebutuhan lain dapat diantisipasi dalam perencanaan keuangan.
Sejumlah penyedia asuransi, seperti IFG Life, kini menghadirkan layanan digital untuk membantu nasabah memahami perlindungan yang dimiliki tanpa harus menelusuri dokumen polis secara manual. Melalui aplikasi One by IFG, nasabah dapat mengakses informasi terkait jenis asuransi dan manfaat perlindungan, sekaligus memanfaatkan proses klaim yang lebih sederhana. Kehadiran layanan digital ini ditujukan untuk meningkatkan kemudahan akses layanan asuransi bagi masyarakat, baik dari sisi informasi maupun proses.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!