Tutup Kuartal-III 2024, Laba Bersih PT Federal International Finance Naik 8,8%
"Kenaikan dalam penyaluran pembiayaan mencerminkan komitmen kami untuk menjadi solusi keuangan yang andal bagi masyarakat Indonesia," tambahnya.
FIF juga membukukan peningkatan Net-Service Asset (NSA) sebesar 14,6% (yoy) menjadi Rp44,9 triliun hingga kuartal III 2024.
Selain itu, FIF mempertahankan rasio Non-Performing Finance (NPF) di level 0,02% pada kuartal III 2024, menjadikannya salah satu perusahaan pembiayaan dengan kinerja yang sangat sehat berdasarkan indikator yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Kinerja 5 lini bisnis FIF Dengan mengusung tagline Satu Solusi untuk Semua Kebutuhan, FIF hadir melalui lima lini bisnis utama: Fifastra, Spektra, Danastra, Finatra, Dan Amitra. Kelima lini bisnis ini menjadi penggerak utama pertumbuhan kinerja perusahaan.
Fifastra, yang menyediakan layanan pembiayaan sepeda motor Honda, mencatat pertumbuhan penyaluran pembiayaan sebesar 10,2% (yoy) menjadi Rp22,3 triliun, dengan peningkatan jumlah unit yang dibiayai mencapai 1,3 juta unit, naik 5,8% (yoy) per kuartal III 2024.
Spektra, yang menyediakan layanan pembiayaan alat elektronik, gadget, dan perabot rumah tangga mengalami penurunan nilai penyaluran pembiayaan sebesar 9,7% (yoy) menjadi Rp315 miliar, akibat dominasi tren pembelian secara online.
Danastra, yang menyediakan layanan pembiayaan multiguna, sampai dengan kuartal III 2024 tercatat mengalami peningkatan nilai penyaluran pembiayaan menjadi Rp10,3 triliun dengan kenaikan sebesar 3,1% (yoy). Meskipun secara unit yang dibiayai mengalami penurunan sebesar 2,6% (yoy) menjadi 1,04 juta unit.
Finatra, yang menawarkan pembiayaan mikroproduktif bagi UMKM, mengalami penurunan penyaluran pembiayaan sebesar 13,5% (yoy) menjadi Rp727 miliar, dengan persaingan dari perbankan sebagai tantangan utama.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!