Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Trump Usulkan Relokasi Warga Palestina, Raja Yordania Tegas Menolak

Desi Rossilawati
Rabu, 12 Februari 2025 | 22:08 WIB
Bagikan
Trump Usulkan Relokasi Warga Palestina, Raja Yordania Tegas Menolak
VISI.NEWS | AMERIKA SERIKAT - Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mengemukakan rencananya untuk merelokasi warga Palestina dan membangun kembali Gaza di bawah kendali AS. Namun, gagasan ini mendapat penolakan tegas dari Raja Yordania Abdullah II, yang bertemu langsung dengan Trump di Gedung Putih pada Selasa (11/2/2025) waktu setempat. Dalam pertemuan itu, Raja Abdullah II menegaskan bahwa Yordania menolak pemindahan warga Palestina dari Gaza dan Tepi Barat, seraya menyatakan bahwa sikap ini mencerminkan kesatuan posisi negara-negara Arab dalam menentang rencana tersebut. "Saya menegaskan kembali posisi teguh Yordania terhadap pemindahan warga Palestina di Gaza dan Tepi Barat. Ini adalah posisi Arab yang bersatu," tegas Raja Abdullah II dalam pernyataannya via media sosial setelah melakukan pembicaraan dengan Trump. "Membangun kembali Gaza tanpa menggusur warga Palestina dan mengatasi situasi kemanusiaan yang mengerikan harus menjadi prioritas semua pihak," cetusnya. Meski demikian, ia menyebut bahwa Mesir tengah merancang proposal bagi negara-negara Arab untuk menanggapi gagasan Trump dan akan membahasnya dalam pertemuan di Riyadh. Sebelumnya, Trump sempat mengancam akan menghentikan bantuan AS ke Yordania jika negara itu menolak menerima warga Gaza. Namun, dalam pertemuan tersebut, Raja Abdullah II tampaknya berhasil membujuk Trump, yang kemudian menarik kembali ancamannya. "Salah satu hal yang bisa kita lakukan segera adalah merawat 2.000 anak, anak-anak penderita kanker yang berada dalam kondisi sakit parah. Itu dimungkinkan untuk terjadi," kata Raja Abdullah II ketika Trump menyambut dirinya. Gagasan Trump untuk "mengambil alih" Gaza pertama kali muncul pekan lalu dan mengejutkan dunia. Ia mengusulkan agar AS membangun kembali Gaza hanya setelah warganya dipindahkan ke negara lain, seperti Yordania dan Mesir, tanpa rencana bagi mereka untuk kembali. Raja Abdullah II mengimbau agar semua pihak bersabar menunggu respons resmi dari Mesir, yang akan menyampaikan sikapnya kepada Trump sebelum negara-negara Arab membahasnya lebih lanjut. "Mari kita tunggu sampai Mesir bisa datang dan menyampaikan hal ini kepada presiden dan tidak terburu-buru," ujarnya. Menanggapi hal ini, Trump akhirnya mengatakan bahwa ia tidak perlu lagi mengancam penghentian bantuan kepada Yordania dan Mesir, menyatakan bahwa hubungan mereka lebih baik dari sekadar ancaman semacam itu. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.