Trump Tawarkan Diri Jadi Penengah Konflik India-Pakistan
Editor
Desi Rossilawati
Kamis, 8 Mei 2025 | 21:45 WIB
VISI.NEWS | AMERIKA SERIKAT - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, angkat bicara soal meningkatnya ketegangan antara India dan Pakistan yang belakangan saling melancarkan serangan militer di wilayah perbatasan. Trump mengungkapkan keprihatinannya dan menyerukan kedua negara agar menghentikan eskalasi kekerasan.
"Mereka saling balas, jadi mudah-mudahan mereka dapat berhenti sekarang," kata Trump di Gedung Putih, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (8/5/2025).
Trump mengatakan dirinya memiliki hubungan baik dengan kedua negara dan berharap dapat membantu meredakan konflik yang menurutnya 'sangat buruk'. Ia menyatakan kesediaannya menjadi penengah bila dibutuhkan.
"Dan jika saya dapat melakukan apa pun untuk membantu, saya akan berada di sana," tambahnya.
Meskipun belum ada kejelasan mengenai sejauh mana peran mediasi yang akan diambil Amerika Serikat, Menteri Luar Negeri Marco Rubio, yang kini juga menjabat sebagai penasihat keamanan nasional sementara, telah melakukan komunikasi dengan pejabat dari kedua negara pada malam sebelumnya.
Konflik terbaru dipicu serangan India terhadap sembilan target yang disebut sebagai kamp-kamp teroris di wilayah Kashmir yang dikelola Pakistan, menyusul tudingan bahwa Islamabad terlibat dalam serangan mematikan terhadap warga sipil di wilayah Kashmir India.
Sebagai balasan, Pakistan mengklaim telah menembak jatuh beberapa jet tempur India dan bersumpah akan memberikan respons keras, menjadikan ini salah satu bentrokan paling serius antara dua negara bersenjata nuklir itu dalam lebih dari 20 tahun terakhir. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!