Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Trump Tawarkan Diri Jadi Penengah Konflik India-Pakistan

Desi Rossilawati
Kamis, 8 Mei 2025 | 21:45 WIB
Bagikan
Trump Tawarkan Diri Jadi Penengah Konflik India-Pakistan
VISI.NEWS | AMERIKA SERIKAT - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, angkat bicara soal meningkatnya ketegangan antara India dan Pakistan yang belakangan saling melancarkan serangan militer di wilayah perbatasan. Trump mengungkapkan keprihatinannya dan menyerukan kedua negara agar menghentikan eskalasi kekerasan. "Mereka saling balas, jadi mudah-mudahan mereka dapat berhenti sekarang," kata Trump di Gedung Putih, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (8/5/2025). Trump mengatakan dirinya memiliki hubungan baik dengan kedua negara dan berharap dapat membantu meredakan konflik yang menurutnya 'sangat buruk'. Ia menyatakan kesediaannya menjadi penengah bila dibutuhkan. "Dan jika saya dapat melakukan apa pun untuk membantu, saya akan berada di sana," tambahnya. Meskipun belum ada kejelasan mengenai sejauh mana peran mediasi yang akan diambil Amerika Serikat, Menteri Luar Negeri Marco Rubio, yang kini juga menjabat sebagai penasihat keamanan nasional sementara, telah melakukan komunikasi dengan pejabat dari kedua negara pada malam sebelumnya. Konflik terbaru dipicu serangan India terhadap sembilan target yang disebut sebagai kamp-kamp teroris di wilayah Kashmir yang dikelola Pakistan, menyusul tudingan bahwa Islamabad terlibat dalam serangan mematikan terhadap warga sipil di wilayah Kashmir India. Sebagai balasan, Pakistan mengklaim telah menembak jatuh beberapa jet tempur India dan bersumpah akan memberikan respons keras, menjadikan ini salah satu bentrokan paling serius antara dua negara bersenjata nuklir itu dalam lebih dari 20 tahun terakhir. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.