Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Trump Rilis Dokumen Kasus Pembunuhan JFK

Desi Rossilawati
Rabu, 19 Maret 2025 | 19:30 WIB
Bagikan
Trump Rilis Dokumen Kasus Pembunuhan JFK
VISI.NEWS | AMERIKA SERIKAT - Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Selasa (18/3/2025), merilis dokumen tanpa sensor terkait pembunuhan Presiden John Fitzgerald Kennedy (JFK) pada 1963. Langkah ini dilakukan untuk memenuhi janji kampanyenya dalam meningkatkan transparansi mengenai peristiwa bersejarah tersebut. Sejumlah dokumen mulai dipublikasikan dalam format digital melalui situs Arsip Nasional AS, dengan total sekitar 80.000 halaman yang akan dirilis. "Jumlah dokumen ini sangat luar biasa banyak. Anda perlu banyak membaca," ujar Trump. Dokumen yang dirilis berisi berbagai teori konspirasi terkait pembunuhan Kennedy, termasuk spekulasi bahwa Lee Harvey Oswald, pelaku yang disebut sebagai pembunuh tunggal, memiliki hubungan dengan Uni Soviet. Namun, beberapa dokumen justru meragukan keterkaitan Oswald dengan KGB. Salah satu laporan dari Profesor E.B. Smith yang dikutip dalam dokumen tertanggal November 1991, menyebut bahwa pejabat KGB 'Slava' Nikonov telah memeriksa dokumen Oswald dan menyimpulkan bahwa Oswald bukan agen KGB. Meskipun demikian, sejumlah pakar berpendapat bahwa dokumen yang dirilis ini kemungkinan tidak akan mengubah fakta utama bahwa Oswald menembak Kennedy dari jendela gedung sekolah di Dealey Plaza, Dallas. "Mereka yang mengharapkan adanya pengungkapan besar kemungkinan akan kecewa," ujar Larry Sabato, Direktur Pusat Politik Universitas Virginia. Salah satu dokumen yang menarik perhatian adalah memo berlabel 'rahasia' dari wawancara yang dilakukan Komisi Warren pada 1964 dengan seorang pegawai CIA, Lee Wigren. Dokumen ini menyoroti ketidaksesuaian informasi yang diberikan oleh CIA dan Departemen Luar Negeri AS mengenai hubungan pernikahan antara warga AS dan perempuan asal Soviet. Putra Robert Kennedy sekaligus keponakan JFK, Robert F. Kennedy Jr., telah lama menduga bahwa CIA terlibat dalam pembunuhan pamannya. Namun, tuduhan tersebut dibantah keras oleh pihak CIA. Selain dokumen pembunuhan JFK, Trump juga berencana untuk merilis dokumen terkait pembunuhan Martin Luther King Jr. dan Senator Robert Kennedy pada 1968. "Bagi banyak orang yang telah menunggu selama puluhan tahun, perilisan ini akan menjadi sesuatu yang sangat menarik," pungkas Trump. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.