Trump Minta China dan Taiwan Sama-Sama Menenangkan Diri
trump/visi.news
Selain membahas geopolitik, Trump juga menyinggung industri semikonduktor Taiwan. Ia menyatakan keinginannya agar lebih banyak perusahaan chip asal Taiwan memindahkan operasionalnya ke Amerika Serikat.
"Kami sudah menerima banyak sekali perusahaan chip dari Taiwan datang kemari," kata Trump.
Trump menambahkan pemerintah AS menargetkan sekitar 40 hingga 50 persen industri chip dunia berada di Amerika Serikat pada akhir masa jabatannya. Ia juga menyalahkan pemerintahan AS sebelumnya atas berkembangnya industri chip Taiwan.
"Semuanya adalah tentang perusahaan chip kami. Mereka mencuri industri chip kami," kata Trump.
Pernyataan Trump disampaikan di tengah ketegangan yang terus meningkat antara China dan Taiwan. Sebelumnya, Xi Jinping menegaskan bahwa perdamaian di Selat Taiwan tidak dapat berjalan berdampingan dengan kemerdekaan Taiwan.
"Menjaga perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan adalah kesamaan terbesar antara kami," kata Xi.
Amerika Serikat sendiri diketahui masih menjadi pemasok senjata terbesar bagi Taiwan. Pada 2025, Washington menyetujui penjualan senjata senilai 11 miliar dolar AS atau sekitar Rp193 triliun kepada Taipei, yang kemudian memicu protes dari Beijing.
China memandang Taiwan sebagai provinsi yang memisahkan diri, sedangkan Taiwan menganggap dirinya telah merdeka sejak 1949.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!