Trump Klaim Lindungi Khamenei dari Israel, Iran Balas dengan Kecaman
Editor
Desi Rossilawati
Minggu, 29 Juni 2025 | 12:00 WIB
VISI.NEWS | AMERIKA SERIKAT - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengklaim dirinya telah menyelamatkan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dari ancaman pembunuhan di tengah konflik dengan Israel. Pernyataan sepihak tersebut memicu kecaman keras dari pemerintah Iran.
Dalam pernyataannya di platform Truth Social, Trump mengatakan dirinya mengetahui lokasi persembunyian Khamenei dan mencegah Israel maupun militer AS mengakhiri hidup sang pemimpin Iran.
"SAYA MENYELAMATKANNYA DARI KEMATIAN YANG SANGAT BURUK DAN MEMALUKAN, dan dia tidak perlu berkata, 'TERIMA KASIH, PRESIDEN TRUMP!'" tulis Trump.
Menanggapi hal itu, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengecam keras pernyataan Trump dan menyebutnya tidak sopan serta tidak dapat diterima.
"Jika Presiden Trump sungguh-sungguh ingin mencapai kesepakatan, ia harus mengesampingkan nada tidak sopan dan tidak dapat diterima terhadap Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Khamenei, dan berhenti menyakiti jutaan pendukungnya yang tulus," kata Araghchi melalui akun media sosialnya, seperti dikutip AFP, Sabtu (28/6/2025).
Ketegangan antara AS dan Iran kembali meningkat setelah Washington ikut melancarkan serangan ke tiga lokasi nuklir Iran akhir pekan lalu, bergabung dengan kampanye serangan udara Israel dalam konflik yang telah berlangsung 12 hari sejak 13 Juni.
Trump juga menyebut dirinya sempat mempertimbangkan pencabutan sanksi terhadap Iran. Namun, ia mengaku batal melanjutkan upaya tersebut karena mendapat tanggapan kemarahan dan kebencian dari pihak Teheran.
Pemerintah Iran sendiri menegaskan tidak akan melanjutkan perundingan nuklir dengan AS, meski Trump sebelumnya menyatakan pembicaraan akan dimulai kembali dalam waktu dekat. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!