Ijeck Dorong Reaktivasi Jalur Kereta Sumut–Aceh, Pangkas Biaya Logistik 15 Jul 2026 Maxim Perkuat Dukungan untuk UMKM 15 Jul 2026 Uji Kelayakan KPI 2026, Achmad Daeng Sere Soroti Target Kinerja 15 Jul 2026 Sambut Reaktivasi Bandara Husein, Infrastruktur Siap dan Dua Rute Baru Dibuka Agustus 15 Jul 2026 Muazzim Akbar Pastikan Aspirasi Mitra MBG Dibawa ke RDP Bersama BGN 15 Jul 2026 Operasional SPPG Ranca Mulya 2 Dihentikan Usai Kepala Meninggal 15 Jul 2026 Revisi UU Penyiaran Disorot, Sarifah Ainun Uji Gagasan Calon Komisioner KPI 15 Jul 2026 Fasilitas Latihan Persib Disorot, Ini Penjelasan Manajemen 15 Jul 2026 Terungkap, Siswa MAN 3 Padang Pembawa Bom Korban Bullying 15 Jul 2026 Spanyol Tumbangkan Perancis, De la Fuente Ungkap Rahasia Kemenangan 15 Jul 2026 Ijeck Dorong Reaktivasi Jalur Kereta Sumut–Aceh, Pangkas Biaya Logistik 15 Jul 2026 Maxim Perkuat Dukungan untuk UMKM 15 Jul 2026 Uji Kelayakan KPI 2026, Achmad Daeng Sere Soroti Target Kinerja 15 Jul 2026 Sambut Reaktivasi Bandara Husein, Infrastruktur Siap dan Dua Rute Baru Dibuka Agustus 15 Jul 2026 Muazzim Akbar Pastikan Aspirasi Mitra MBG Dibawa ke RDP Bersama BGN 15 Jul 2026 Operasional SPPG Ranca Mulya 2 Dihentikan Usai Kepala Meninggal 15 Jul 2026 Revisi UU Penyiaran Disorot, Sarifah Ainun Uji Gagasan Calon Komisioner KPI 15 Jul 2026 Fasilitas Latihan Persib Disorot, Ini Penjelasan Manajemen 15 Jul 2026 Terungkap, Siswa MAN 3 Padang Pembawa Bom Korban Bullying 15 Jul 2026 Spanyol Tumbangkan Perancis, De la Fuente Ungkap Rahasia Kemenangan 15 Jul 2026

Trump Batal Kenakan Tarif 20% di Selat Hormuz

Desi Rossilawati
Rabu, 15 Juli 2026 | 10:16 WIB
Bagikan
Trump Batal Kenakan Tarif 20% di Selat Hormuz

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump./visi.news/ist.

VISI.NEWS - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, membatalkan rencana pengenaan biaya sebesar 20% terhadap seluruh pengiriman kargo yang melintasi Selat Hormuz. Sebagai gantinya, Trump menyatakan akan mendorong kesepakatan perdagangan dan investasi dengan negara-negara Teluk.

Keputusan tersebut diumumkan di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran yang sebelumnya memicu gangguan lalu lintas kapal di Selat Hormuz serta mendorong kenaikan harga minyak dunia.

Melalui akun media sosial Truth Social, Trump menyampaikan bahwa rencana pengenaan biaya tersebut tidak akan diberlakukan dan akan diganti dengan kerja sama ekonomi.

"Saya telah memutuskan untuk mengganti Biaya Penggantian Amerika Serikat sebesar 20% dengan Kesepakatan Perdagangan dan Investasi yang akan dilakukan berbagai Negara Teluk ke Amerika Serikat," ujar Trump melalui akun media sosial pribadinya, Truth Social.

"Investasi tersebut akan sangat besar, tetapi pada saat yang sama, sangat baik bagi mereka dan masa depan mereka," lanjut Trump tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Trump juga menyatakan bahwa Selat Hormuz kini kembali terbuka bagi lalu lintas kapal, kecuali bagi Iran. Menurutnya, arus distribusi minyak kembali berjalan normal setelah adanya operasi militer Amerika Serikat di kawasan tersebut.

Di sisi lain, pemerintah Iran menegaskan tetap akan mempertahankan kendali atas Selat Hormuz. Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Kazem Gharibabadi, menilai kebijakan yang diumumkan Trump berdampak terhadap kesepakatan gencatan senjata yang sebelumnya telah dicapai.

"Keputusan blokade Trump secara tidak langsung telah membongkar kesepakatan gencatan senjata yang telah disepakati sebelumnya," katanya kepada Kantor Berita AFP.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.