Tragedi Tirtalega Buka Celah Pengawasan, Pemkot Bandung Evaluasi Total Fasilitas Umum
VISI.NEWS|BANDUNG -Insiden meninggalnya seorang warga di Kolam Renang Tirtalega memunculkan sorotan serius terhadap standar keselamatan fasilitas umum milik Pemerintah Kota Bandung. Peristiwa yang terjadi di tengah jam operasional tersebut kini mendorong evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan dan sistem pengawasan di ruang publik.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan komitmen pemerintah kota untuk memperkuat aspek keselamatan agar kejadian serupa tidak terulang. Menurutnya, tragedi ini menjadi peringatan keras atas risiko yang masih ada di fasilitas umum.
“Pemkot Bandung akan terus melakukan evaluasi dan penguatan standar keselamatan di fasilitas publik agar kejadian serupa tidak terulang lagi,” ujar Farhan dalam keterangan tertulis, Sabtu 10 Januari 2026.
Farhan juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan menyebut peristiwa tersebut sebagai duka bersama bagi pemerintah dan masyarakat Kota Bandung.
“Atas nama Pemerintah Kota Bandung, kami menyampaikan duka yang mendalam atas wafatnya salah seorang warga saat beraktivitas di Kolam Renang Tirtalega,” katanya.
Sebagai langkah lanjutan, Pemkot Bandung akan mengevaluasi kinerja UPTD Tegallega selaku pengelola kolam renang. Farhan menilai respons awal petugas di lapangan sudah dilakukan, namun sistem pengawasan tetap perlu diperbaiki.
“Kami evaluasi UPTD Tegallega, walaupun langkah cepat dan upaya maksimal telah dilakukan petugas di lapangan dalam memberikan pertolongan pertama. Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya memperhatikan kondisi kesehatan dan keselamatan saat beraktivitas di fasilitas umum,” ujar Farhan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden tragis itu terjadi pada Kamis 8 Januari 2026. Korban diketahui masuk ke area kolam sekitar pukul 10.00 dan sempat beraktivitas seperti biasa hingga siang hari. Sekitar pukul 12.00, korban terlihat berbincang dengan pengawas kolam dan sempat disarankan untuk beristirahat.
Namun, sekitar pukul 13.00, korban kembali masuk ke kolam. Tidak lama berselang, suasana mendadak panik setelah sejumlah pengunjung berteriak meminta pertolongan karena melihat seseorang tenggelam. Korban kemudian dinyatakan meninggal dunia.
Peristiwa ini menjadi perhatian publik sekaligus dorongan bagi Pemkot Bandung untuk menata ulang standar keselamatan di seluruh fasilitas umum agar tragedi serupa tidak kembali terjadi.@fajar
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!