Tradisi & Kebaruan: West Java Contemporary Dance
Selain pertunjukan karya, festival ini juga dirangkai dengan sesi diskusi yang menghadirkan tiga narasumber: Hartati, S.Sn., M.Sn; serta Dr. Alfiyanto, dan Suhaimi Magi dari Malaysia. Dalam diskusi bertajuk “Membaca Jejak Pencak Silat dalam Koreografi Kontemporer Jawa Barat”, para pembicara membahas potensi tradisi silat sebagai sumber penciptaan yang terus relevan dalam perkembangan seni pertunjukan masa kini.
West Java Contemporary Dance Festival tahun ini menjadi bukti bahwa tradisi bukan sesuatu yang statis, melainkan ruang hidup yang dapat terus dikembangkan. Selama nilai dasarnya tetap dijaga, pencak silat akan selalu menemukan panggung baru di berbagai zaman.
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!