Aplikasi Sentuh Tanahku Permudah Akses Layanan Pertanahan Warga 30 Aug 2026 PSI Jember Jadikan Kantor Baru sebagai Rumah Bersama, Ratusan Ojol Diajak Berdiskusi 30 Aug 2026 Layanan Peralihan Hak 10 Hari Diuji Coba, ATR/BPN Tekankan Kesiapan Masyarakat 30 Aug 2026 Layanan PERINTIS 10 Hari Percepat Proses Balik Nama Sertipikat 30 Aug 2026 Satres Narkoba Polres Sukabumi Amankan 276 Botol Miras 30 Aug 2026 Muktamar NU Tetapkan 9 Anggota AHWA, KH Nurul Huda Jazuli Raih Suara Tertinggi 30 Aug 2026 Ribuan Banser dan Pagar Nusa Perketat Pengamanan Muktamar NU 30 Aug 2026 Google Health 5.07 Dirilis, Catat Olahraga Makin Fleksibel 30 Aug 2026 Muktamar NU Memanas Lagi, Masa Tunggu Eks Parpol Diperdebatkan 30 Aug 2026 Kepercayaan pada Fakta Runtuh di Era AI 30 Aug 2026 Aplikasi Sentuh Tanahku Permudah Akses Layanan Pertanahan Warga 30 Aug 2026 PSI Jember Jadikan Kantor Baru sebagai Rumah Bersama, Ratusan Ojol Diajak Berdiskusi 30 Aug 2026 Layanan Peralihan Hak 10 Hari Diuji Coba, ATR/BPN Tekankan Kesiapan Masyarakat 30 Aug 2026 Layanan PERINTIS 10 Hari Percepat Proses Balik Nama Sertipikat 30 Aug 2026 Satres Narkoba Polres Sukabumi Amankan 276 Botol Miras 30 Aug 2026 Muktamar NU Tetapkan 9 Anggota AHWA, KH Nurul Huda Jazuli Raih Suara Tertinggi 30 Aug 2026 Ribuan Banser dan Pagar Nusa Perketat Pengamanan Muktamar NU 30 Aug 2026 Google Health 5.07 Dirilis, Catat Olahraga Makin Fleksibel 30 Aug 2026 Muktamar NU Memanas Lagi, Masa Tunggu Eks Parpol Diperdebatkan 30 Aug 2026 Kepercayaan pada Fakta Runtuh di Era AI 30 Aug 2026

TPS Ciwastra Overload Kuota Terbatas TPA Sarimukti Sebabkan Krisis Sampah

Desi Rossilawati
Senin, 21 April 2025 | 17:31 WIB
Bagikan
TPS Ciwastra Overload Kuota Terbatas TPA Sarimukti Sebabkan Krisis Sampah

VISI.NEWS | KOTA BANDUNG - Permasalahan sampah kembali menjadi sorotan utama di kawasan Pasar Ciwastra, Kota Bandung. Tumpukan sampah yang menggunung di berbagai titik menandakan darurat lingkungan yang tak kunjung terselesaikan.

Pantauan di lapangan, tumpukan sampah terlihat di pinggir Jalan Ciwastra, area pasar, hingga permukiman padat, menandakan darurat lingkungan yang tak kunjung terselesaikan. Kondisi memprihatinkan ini dikeluhkan warga dan berdampak pada aktivitas

Tumpukan sampah ini menutup jalan yang ada di bagian belakang pasar, membuat parkir mobil yang bongkar muat menjadi sempit hingga mengaggu aktivitas para pedagang. Aroma menyengat, lalat beterbangan, dan aliran air tersumbat menjadi pemandangan sehari-hari yang kian memprihatinkan.

Deti salah satu warga yang ada diarea pasar Ciwastra tepat dibelakang pembuangan sampah, mengatakan sampah semakin menumpuk dan belum diangkut hampir enam bulan.

“Setiap hari makin banyak. Sampah numpuk, belum diangkut sudah hampir 6 bulan menggunung gini. Ini bukan cuma mengganggu, tapi membahayakan juga,” ujar Deti, Senin (21/4/2025).

Akibat dari sampah menggunung di TPS Pasar Ciwastra, karena terjadinya pembatasan pembuangan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti. Kondisi ini menimbulkan keresahan di kalangan warga dan pedagang sekitar.

Udung, pengawas penyerapan sampah, mengatakan pembuangan sampah bukan hanya di satu pasar saja tetapi terdapat di dua kecamatan.

“Pembuangan sampah ini bukan hanya pasar tetapi dari dua kecamatan, yaitu kecamatan Rancasari dan Buah Batu, dan pembuangan ke TPA Sarimukti pun diperkuota hanya 3 truk sampah,” Ujar pak udung selaku pengawas penyerapan sampah. @ihda

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.