Tokocrypto Berpartisipasi dalam Bulan Fintech Nasional 2023, Munculkan Minat Tinggi pada Kripto

ED
Jumat, 1 Desember 2023 | 13:23 WIB
Bagikan
Tokocrypto Berpartisipasi dalam Bulan Fintech Nasional 2023, Munculkan Minat Tinggi pada Kripto

VISI.NEWS | JAKARTA - Tokocrypto, pedagang aset kripto nomor 1 di Indonesia, berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia melalui aset kripto. Komitmen ini sejalan dengan tema 5th Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) 2023 dan Bulan Fintech Nasional (BFN) 2023, yaitu "Accelerating Growth: Promoting Sustainable Integration and Collaboration for A Stronger Digital Economy."

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH), dan Asosiasi Fintech Syariah Indonesia (AFSI) dan pelaku industri fintech kembali bersinergi untuk menyelenggarakan Bulan Fintech Nasional sekaligus Indonesia Fintech Summit & Expo 2023. Acara ini diharapkan dapat membuat masyarakat lebih mengenal dan memahami berbagai produk dan layanan fintech di Indonesia.

CEO Tokocrypto, Yudhono Rawis, menjelaskan financial technology (fintech) telah menjadi salah satu pilar penting dalam perekonomian digital Indonesia. Selain mempermudah transaksi, fintech juga berperan dalam meningkatkan inklusi keuangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Kerja sama antara berbagai pemangku kepentingan dalam industri fintech menjadi sangat penting dalam konteks tema "Accelerating Growth" yang diusung oleh IFSE 2023. Tokocrypto sebagai #ExchangeIndonesia, bersama dengan perusahaan fintech lainnya, berkomitmen untuk bekerja sama dalam menciptakan ekosistem yang kuat dan berkelanjutan bagi ekonomi digital Indonesia.

Ekonomi digital Indonesia terus tumbuh di tahun 2023, menurut laporan “e-Conomy SEA 2023” yang disusun Google, Temasek, dan Bain & Company selama beberapa tahun terakhir, ekonomi digital Indonesia bertumbuh stabil dan diperkirakan akan mencapai Gross Merchandise Value (GMV) $82 miliar pada tahun 2023, atau tumbuh 8% year-on-year.

Indonesia siap menjadi ekonomi digital Asia Tenggara pertama yang mencapai GMV sekitar $110 miliar pada tahun 2025. Potensi besar dalam ekonomi digital Indonesia ini harus dijaga dan dioptimalkan.

Sementara itu, jumlah total investor kripto di Indonesia mencapai 18,06 juta orang hingga Oktober 2023 dengan nilai transaksi sebesar lebih dari Rp 10,5 triliun. Jumlah ini menunjukkan bahwa aset kripto telah menjadi bagian penting dari ekonomi digital Indonesia.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.