Tobatenun Luncurkan Koleksi "Masa Rani" di Panggung Jakarta Fashion Week 2024
Melvi Tampubolon, Partner & COO Tobatenun menyampaikan "Kami percaya bahwa melalui pendekatan berkelanjutan, kita dapat menciptakan perubahan yang signifikan dalam kehidupan para pengrajin di Sumatera Utara. Kepercayaan adalah pondasi dari semua yang kami lakukan, dan kami berusaha keras untuk memastikan bahwa kepercayaan ini tidak hanya ada dalam kata-kata, tetapi juga dalam tindakan. Kami berkomitmen untuk terus memperluas cakupan inisiatif pengembangan komunitas kami, dengan harapan bahwa lebih banyak perempuan di wilayah ini akan merasakan manfaat dari pendidikan dan pelatihan yang kami tawarkan. Dalam jangka panjang, kami berharap bahwa para pengrajin ini akan meraih potensi mereka secara maksimal, tidak hanya dalam bidang seni kain tenun, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memberikan alat-alat dan pengetahuan yang diperlukan, kami membantu mereka membangun masa depan yang lebih baik."
Keberlanjutan menjadi prinsip dan fokus Tobatenun. Tobatenun terus berupaya untuk menjaga sebuah siklus yang mencakup lingkungan, para pengrajin, usaha kecil dan menengah, budaya, serta adat istiadat. Salah satu langkah nyata dalam menjalankan prinsip ini adalah koleksi 'Rebirth', berusaha mendaur ulang dan memanfaatkan kain sisa produksi untuk meminimalkan limbah. Dari kain sisa ini, Tobatenun menciptakan berbagai produk daur ulang, termasuk pakaian siap pakai, tas, dekorasi rumah, aksesori, dan karya seni. Dengan ini, Tobatenun berkomitmen untuk memberikan kontribusi positif dalam menjaga keberlanjutan lingkungan sambil tetap memelihara kekayaan budaya dan kerajinan tradisional.
"Perjalanan kami dimulai pada tahun 2018 dengan tekad dan harapan sederhana, yaitu melestarikan kain tradisional Batak. Hadir di panggung Jakarta Fashion Week 2024 adalah sebuah pencapaian penting bagi Tobatenun, dan ini tidak terwujud tanpa dukungan yang tulus dari para partonun. Kami berharap bahwa komitmen kami dalam melestarikan warisan budaya, memajukan seni kain tenun, dan memberdayakan komunitas melalui prinsip keberlanjutan akan terus memberikan kontribusi positif bagi industri mode dan kreatif di Indonesia." tutup Kerri.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!