Tips Memilih Minyak Goreng Asli: Cara Membedakan dengan yang Daur Ulang
ED
Editor
Shinta Dewi P
Sabtu, 2 November 2024 | 02:30 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Minyak goreng merupakan kebutuhan penting di banyak dapur di Indonesia, terutama karena masyarakat sangat menyukai makanan gorengan. Kebutuhan akan minyak goreng pun meningkat, sehingga banyak orang memilih untuk membeli minyak yang lebih murah.
Di pasar, terdapat dua jenis minyak goreng: kemasan dan curah. Minyak curah adalah produk turunan dari minyak sawit yang telah melalui proses pemurnian, tetapi kualitasnya lebih rendah dibandingkan minyak goreng premium, sehingga lebih cepat teroksidasi dan bisa menjadi tengik. Minyak curah biasanya dijual dalam kemasan seadanya, tanpa merek atau label yang jelas.
Penting untuk berhati-hati saat membeli minyak goreng, baik curah maupun kemasan, karena ada kemungkinan mendapatkan minyak daur ulang. Peneliti dari Universitas Muhammadiyah Surabaya, Vella, menjelaskan beberapa cara untuk membedakan minyak goreng asli dan palsu melalui uji organoleptik, yang melibatkan indra manusia.
Berikut adalah beberapa cara untuk membedakan minyak goreng asli dan palsu:
1. Warna: Minyak goreng asli biasanya berwarna kuning hingga kuning pucat. Jika warnanya lebih gelap, itu bisa menjadi indikasi minyak palsu.
2. Bau: Minyak goreng asli memiliki bau khas yang mirip kelapa atau cenderung tidak berbau. Jika tercium bau tengik atau amis, itu menunjukkan bahwa minyak tersebut tidak normal dan kemungkinan adalah minyak oplosan.
3. Tekstur: Minyak goreng asli memiliki tekstur yang cair dan encer. Sementara itu, minyak palsu cenderung lebih kental karena terbuat dari minyak bekas yang telah digunakan berulang kali.
Dengan memperhatikan ketiga aspek ini, konsumen dapat lebih mudah memastikan kualitas minyak goreng yang mereka beli. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!