Tingkatkan Kemandirian, Pemkot Bandung Latih Siswa Paket C Jadi Barista
“Banyak orang bilang susah cari kerja, tapi di sisi lain perusahaan juga susah cari pegawai. Nah, ini karena mismatch. Pemerintah harus jadi jembatan agar pelatihan sesuai kebutuhan industri,” jelasnya.
Ia juga mengajak peserta untuk melihat pelatihan ini sebagai bekal kemandirian, bukan sekadar keterampilan tambahan.
Farhan mencontohkan, bisnis kopi di Kota Bandung memiliki potensi ekonomi yang besar, dari penjual kopi keliling hingga kedai kopi modern.
“Kopi punya budaya yang kuat di Bandung. Nilai tambahnya tinggi sekali. Sekadar bikin kopi bisa jadi peluang bisnis, asal mau belajar dan mencoba,” ungkapnya.
Farhan mengajak para peserta untuk terus belajar dan berani berwirausaha.
“Keterampilan dan kemandirian adalah modal utama. Pemerintah hadir untuk memfasilitasi, tapi masa depan ada di tangan kalian. Jadilah generasi yang unggul, karena Bandung utama dimulai dari sumber daya manusianya,” ujarnya.
Pelatihan barista ini diharapkan menjadi langkah awal bagi peserta kejar Paket C untuk mendapatkan kesempatan kerja dan membangun kemandirian ekonomi, sejalan dengan visi Kota Bandung menuju Bandung Utama yang unggul dalam kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan warganya.
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!