Tim Kajian Dampak Cagar Budaya Pemasangan Chattra pada Stupa Induk Candi Borobudur telah Menyelesaikan Tugasnya
Menurut Mego, tujuan utama dari semua pihak adalah menyempurnakan Candi Borobudur. Dengan demikian, pemasangan Chattra nantinya akan dilakukan sesuai dengan prosedur standar konservasi dari komite warisan dunia. Upaya ini melibatkan berbagai tahapan yang harus dijalani dengan seksama untuk memastikan hasil terbaik.
Handaka Vijjananda, pendiri Ehipassiko Foundation, menjelaskan bahwa Borobudur merupakan sebuah maha stupa dengan struktur yang terdiri dari landasan, kubahan, harmika, tiang, dan payung. Menurutnya, Chattra adalah elemen penting yang harus ada di setiap candi besar. Kehadirannya di puncak stupa Borobudur melengkapi struktur tersebut, seperti halnya raja tanpa mahkota jika tidak ada Chattra.
Sementara itu, Anton, perwakilan dari Kemendikbudristek, menyampaikan bahwa pihaknya akan berusaha memfasilitasi keinginan tersebut dan menjembatani usaha perlindungan serta pengembangan Candi Borobudur. Dengan kolaborasi semua pihak, diharapkan pemasangan Chattra ini dapat terlaksana dengan baik dan membawa manfaat bagi Candi Borobudur sebagai warisan dunia.
@rizalkoswara
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!