Tiga Striker Berebut Gelar MVP ASEAN Hyundai Cup 2026
VISI.NEWS - Tiga penyerang menjadi kandidat kuat untuk meraih penghargaan ASEAN Hyundai Cup 2026 Hyundai Most Valuable Player (MVP) menjelang laga final antara Vietnam dan Thailand di Hanoi, Rabu (26/8/2026) malam.
Pertandingan final tersebut menjadi penentu juara ASEAN Hyundai Cup 2026. Selain perebutan trofi, sejumlah penghargaan individu juga akan diberikan kepada pemain yang tampil paling menonjol sepanjang turnamen.
Penghargaan Hyundai MVP menjadi salah satu gelar individu paling bergengsi dalam kompetisi sepak bola Asia Tenggara. Sejumlah nama besar pernah meraihnya, antara lain Zainal Abidin Hassan dari Malaysia, Kiatisuk Senamuang dan Chanatip Songkrasin dari Thailand, Lionel Lewis dan Noh Alam Shah dari Singapura, serta Nguyễn Xuân Son dari Vietnam pada edisi 2024.
Pada edisi 2026, Xuân Son kembali masuk dalam persaingan. Penyerang Vietnam berusia 29 tahun tersebut tampil produktif dengan mencetak lima gol, jumlah yang menjadi salah satu yang tertinggi di turnamen.
Xuân Son juga mengoleksi dua penghargaan Hyundai Player of the Match. Keduanya diraih saat Vietnam menghadapi Malaysia dalam dua leg semifinal.
Dalam dua pertandingan tersebut, Xuân Son mencetak tiga gol. Sepanjang turnamen, ia telah melepaskan 27 tembakan, dengan 12 di antaranya mengarah tepat ke gawang.
Namun, Xuân Son tidak sendirian dalam perburuan penghargaan MVP. Rekan setimnya, Nguyễn Đình Bắc, juga telah mencetak lima gol dan dua kali dinobatkan sebagai Hyundai Player of the Match.
Đình Bắc meraih penghargaan tersebut ketika Vietnam menghadapi Timor-Leste dan Kamboja. Pemain berusia 22 tahun itu mencetak hat-trick saat melawan Timor-Leste dan menyumbangkan dua gol ketika menghadapi Kamboja.
Selain produktif mencetak gol, Đình Bắc juga berkontribusi dalam penciptaan peluang. Ia telah mencatatkan tiga assist sepanjang turnamen.
Salah satu assist pentingnya terjadi pada leg pertama final melawan Thailand. Umpan Đình Bắc membantu Nguyễn Hai Long mencetak gol pembuka Vietnam.
Kandidat lainnya adalah penyerang Thailand, Teerasak Poeiphimai. Pemain ini telah mencetak empat gol dan menjadi salah satu pemain penting dalam perjalanan Thailand menuju final.
Teerasak tercatat melepaskan 13 tembakan sepanjang turnamen, dengan enam di antaranya tepat sasaran. Ia juga pernah meraih penghargaan Hyundai Player of the Match ketika Thailand menang telak 5-0 atas Laos pada fase grup.
Dengan catatan tersebut, persaingan penghargaan MVP diperkirakan berlangsung ketat hingga pertandingan final berakhir.
Selain penghargaan MVP, Xuân Son, Đình Bắc, dan Teerasak juga bersaing dalam perebutan ASEAN Hyundai Cup 2026 Yanmar Top Goal Scorer.
Penghargaan pencetak gol terbanyak tersebut sebelumnya pernah diraih sejumlah striker ternama Asia Tenggara, termasuk Bambang Pamungkas dari Indonesia, Noh Alam Shah dari Singapura, Worrawoot Srimaka dari Thailand, Safee Sali dari Malaysia, serta Lê Huỳnh Đức dari Vietnam.
Persaingan penghargaan individu juga berlangsung di posisi penjaga gawang.
Dua kiper yang tampil pada final, Patrik Lê Giang dari Vietnam dan Kampon Phatomakkakul dari Thailand, menjadi kandidat utama untuk mendapatkan ASEAN Hyundai Cup 2026 Best Goalkeeper.
Patrik Lê Giang menjalani debut internasional bersama Vietnam dalam turnamen ini. Ia sejauh ini mencatatkan 17 penyelamatan, jumlah terbanyak di antara seluruh penjaga gawang peserta.
Penampilan gemilang Patrik juga membawanya meraih Hyundai Player of the Match pada leg pertama final. Ia melakukan sejumlah penyelamatan penting untuk menggagalkan peluang Thailand.
Kokohnya pertahanan Vietnam turut tercermin dari jumlah kebobolan. Vietnam baru kemasukan satu gol sepanjang turnamen, menjadi tim dengan jumlah kebobolan paling sedikit.
Sementara itu, Kampon Phatomakkakul juga menunjukkan performa solid di bawah mistar Thailand.
Kiper tersebut telah mencatatkan 16 penyelamatan dalam tujuh pertandingan. Namun, ia gagal mencegah Vietnam mencetak dua gol ketika kedua tim bertemu pada leg pertama final di Bangkok akhir pekan lalu.
Persaingan penghargaan pemain muda juga tidak kalah menarik. ASEAN Hyundai Cup 2026 adidas Rising Star berpotensi menjadi pertarungan antara sejumlah pemain muda yang tampil menonjol selama turnamen.
Salah satu nama yang mencuri perhatian adalah Mitch Baker dari Indonesia. Ia berhasil mencetak empat gol dalam debut internasionalnya.
Pemain Malaysia Pavithran Gunalan dan pemain Thailand Yotsakon Burapha juga masuk dalam kandidat yang tampil impresif selama kompetisi.
Ketiga pemain tersebut menjadi bagian dari generasi muda yang mencuri perhatian sepanjang turnamen yang tahun ini sekaligus merayakan 30 tahun penyelenggaraan.
Selain penghargaan individu yang akan diberikan ASEAN Football Federation (AFF) setelah final, para penggemar juga mendapat kesempatan memilih ASEAN Hyundai Cup 2026 Best XI.
Fans dapat memilih pemain-pemain terbaik dari daftar kandidat yang telah disiapkan berdasarkan performa mereka sepanjang turnamen.
Pemungutan suara Best XI telah dibuka dan dapat diikuti melalui situs resmi kompetisi.
Laga final Vietnam melawan Thailand sekaligus menjadi puncak perayaan 30 tahun ASEAN Hyundai Cup. Kompetisi tersebut menjadi salah satu ajang sepak bola paling bergengsi di kawasan Asia Tenggara.
Selain menentukan tim yang berhak mengangkat trofi, pertandingan final juga menjadi panggung terakhir bagi para pemain untuk mengamankan penghargaan individu.
Xuân Son dan Đình Bắc akan berupaya mempertahankan posisi mereka dalam persaingan pencetak gol sekaligus mengejar gelar MVP. Di sisi lain, Teerasak menjadi harapan Thailand untuk merebut penghargaan tersebut.
Sementara Patrik Lê Giang dan Kampon akan beradu ketangguhan untuk memperebutkan gelar penjaga gawang terbaik.
Dengan sejumlah penghargaan yang masih terbuka, final Vietnam kontra Thailand bukan hanya menentukan juara ASEAN Hyundai Cup 2026, tetapi juga menjadi penentu siapa saja pemain yang akan meninggalkan turnamen sebagai bintang terbaik edisi ke-30.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!