Tiga Pabrik Terbakar di Taman Kopo Indah, Petugas Kesulitan Cari Sumber Air

Desi Rossilawati
Kamis, 30 Januari 2025 | 20:32 WIB
Bagikan
Tiga Pabrik Terbakar di Taman Kopo Indah, Petugas Kesulitan Cari Sumber Air

VISI.NEWS | KAB. BANDUNG - Tiga pabrik di Taman Kopo Indah (TKI), Jl Sadang, Desa Rahayu, Kec. Margaasih, Kab. Bandung mengalami kebakaran, Kamis (30/1/2025) sekitar pukul 16.55 WIB.

Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kabupaten Bandung, M Dani, mengatakan petugas langsung mendatangi lokasi saat menerima laporan dari warga. Tiga pabrik itu ialah pabrik lem, bahan kain, dan benang.
“Ternyata saat datang ke lokasi, api sudah terlalu besar karena pabrik ini selain pabrik kain ada juga pabrik benang, juga pabrik untuk produksi lem,” kata Disdamkar, Kabupaten Bandung, M Dani, Kamis (30/1/2025).

Dani mengaku saat ini petugas kesulitan mencari sumber air untuk melakukan pemadaman. Sehingga petugas harus mengambil air hingga ke wilayah Kota Bandung.

"Menjadi kesulitan kami sumber air jauh, harus ke Sumbersari," jelasnya.

Menurutnya, petugas mengalami kesulitan saat proses pemadaman dikarnakan banyaknya material yang mudah terbakar membuat api membesar.

Ia mengatakan, pihaknya telah meminta bantuan kepada tim pemadam kebakaran dari Cimahi dan Kota Bandung agar pemadaman dapat dilakukan lebih cepat.

"Kami juga sedang meminta bantuan ke Kota Bandung dan Cimahi, mudah-mudahan cepat tepat waktunya kami bisa memadamkan titik titik api yang semakin besar," ucapnya.

Ia pu menambahkan, saat ini belum bisa menjelaskan secara detail terkait kronologi kebakaran tersebut. Menurutnya petugas masih berupaya dalam memadamkan api.

"Sementara informasi awal belum bisa menyebutkan dari mana sumber api, belum bisa investigasi api titiknya, cuma apinya dari kecil jadi besar," pungkasnya. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.