Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Truk Masuk Jurang Cisarakan Sukabumi, Sopir Tewas 26 Aug 2026 Kabut Asap Karhutla Jambi Makin Pekat, Ganggu Kesehatan dan Sekolah 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Truk Masuk Jurang Cisarakan Sukabumi, Sopir Tewas 26 Aug 2026 Kabut Asap Karhutla Jambi Makin Pekat, Ganggu Kesehatan dan Sekolah 26 Aug 2026

The Fed Tahan Suku Bunga di Level 3,50–3,75 Persen

Desi Rossilawati
Kamis, 29 Januari 2026 | 11:46 WIB
Bagikan
The Fed Tahan Suku Bunga di Level 3,50–3,75 Persen

VISI.NEWS | BANDUNG - Bank Sentral AS (Federal Reserve/Fed) mempertahankan suku bunga acuannya pada Rabu (28/1/2026) (waktu setempat), di tengah apa yang disebut Ketua The Fed Jerome Powell sebagai kondisi ekonomi yang solid serta risiko terhadap inflasi dan ketenagakerjaan yang semakin menurun.

Prospek ini mengindikasikan bahwa penantian sebelum adanya penurunan suku bunga lanjutan bisa berlangsung cukup lama.

“Perekonomian sekali lagi mengejutkan kami dengan kekuatannya,” kata Powell dalam konferensi pers seperti dikutip dari Reuters.

Setelah rapat dua hari, para pembuat kebijakan The Fed memutuskan untuk menahan suku bunga acuan di kisaran 3,50% - 3,75% dengan suara 10 banding 2.

Dengan mencatat dukungan internal yang luas terhadap keputusan tersebut, Powell mengatakan The Fed tetap berada pada posisi yang “cukup baik” untuk menilai kapan atau apakah pemangkasan suku bunga berikutnya diperlukan.

“Ada banyak kemungkinan, kombinasi yang tak terhitung jumlahnya, yang bisa membuat kami perlu bergerak,” ujarnya.

Dia menyebutkan pelemahan pasar tenaga kerja atau inflasi yang kembali turun menuju target The Fed sebesar 2 persen sebagai dua di antaranya.

Menurut Powell, risiko inflasi ke arah atas dan risiko ketenagakerjaan ke arah bawah telah berkurang, sejak rapat kebijakan terakhir The Fed pada Desember lalu, ketika bank sentral AS itu memangkas suku bunga untuk ketiga kalinya secara beruntun,

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.