Thailand dan Indonesia di Persimpangan Regulasi dan Pertumbuhan
Melihat perkembangan di Thailand, ada peluang besar bagi Indonesia untuk mengikuti jejak tersebut. Dengan regulasi yang tepat, ETF Bitcoin Spot dapat menarik lebih banyak investor institusional dan ritel yang selama ini ragu karena masalah keamanan dan regulasi.
Selain itu, persetujuan ETF Bitcoin Spot dapat meningkatkan likuiditas pasar kripto di Indonesia dan memberikan akses yang lebih luas kepada masyarakat untuk berinvestasi dalam aset digital. Ini juga dapat memposisikan Indonesia sebagai pemain utama dalam ekosistem kripto di Asia Tenggara.
2. Sinyal Kuat Bitcoin Bersiap Meroket ke Rp1,22 Miliar di Bulan Juni, Benarkah?
Harga Bitcoin telah melonjak lebih dari 60% sepanjang tahun hingga Mei 2024, didorong oleh arus masuk ke ETF BTC di AS dan ekspektasi penurunan suku bunga oleh The Fed.
Menurut data Bitcoin Monthly Returns, performa Bitcoin pada bulan Mei cukup mengesankan dengan kenaikan sebesar 11,07% (MoM), dibandingkan dengan bulan April yang turun sebesar 14,76%.
Trader Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, mengatakan berdasarkan gabungan indikator on-chain, fundamental, dan teknis, Bitcoin mungkin akan mengalami kenaikan lebih lanjut di bulan Juni, berpotensi mencapai US$75.000 atau sekitar Rp1,22 miliar pada akhir bulan.
"Kemampuan Bitcoin untuk mencapai US$75.000 berasal dari pola segitiga simetris yang biasanya menandakan kelanjutan tren bullish. Pada 31 Mei, harga BTC mendekati puncak segitiga, mengincar penembusan di atas garis tren atas, yang dapat mendorong harganya menuju US$74.000-US$75.000 pada bulan Juni, tergantung pada titik penembusannya. Titik breakout ini mungkin berada di sekitar US$69.000, yang bertepatan dengan support garis tren naik Bitcoin," analisanya.
Selain itu, volatilitas Bitcoin terus memikat investor, dan perkembangan ekonomi terkini di Amerika Serikat mungkin akan menentukan langkah besar berikutnya. Rilis data inflasi bulan Mei dalam waktu dekat menjadi sorotan. Jika inflasi di AS cukup melambat hingga 3,3% atau lebih rendah, ini bisa mendorong harga Bitcoin kembali ke titik tertinggi sepanjang masanya di level US$73.000 atau sekitar Rp1,18 miliar.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!