Terungkap Sebab Kematian 5 Calon Manajer Kopdes Usai Latihan Militer
Wakil Menteri Pertahanan Marsekal TNI Donny Ermawan Taufanto./visi.news/ist.
VISI.NEWS - Pemerintah akhirnya memaparkan penjelasan terkait meninggalnya lima calon manajer Koperasi Desa (Kopdes) yang mengikuti pelatihan dasar militer (latsarmil). Wakil Menteri Pertahanan Marsekal TNI, Donny Ermawan Taufanto, hadir dalam rapat bersama Komisi I DPR RI untuk memberikan keterangan mengenai peristiwa tersebut.
Kelima peserta latsarmil program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang meninggal dunia diketahui bernama Yonanda Muhammad Taufiq, Anisa Muyassaroh, Novia Rahmadhani Sihotang, Muhammad Rifki Renaldi Gunawan, dan Nola Dya Sari.
Donny menjelaskan bahwa penyebab kematian para peserta tidak berasal dari satu faktor tunggal, melainkan berbeda-beda pada setiap kasus.
"Memang penyebabnya berbeda-beda. Tapi kalau bisa kita tarik kesimpulan, pertama adalah karena kelelahan. Kemudian juga perubahan pola hidup, yang tadinya mungkin kehidupan sipil, masuk kehidupan ya di barak dan sebagainya yang mana semuanya harus disiplin nah itu mungkin juga mengagetkan juga,” ujar Donny dalam keterangannya dikutip, Kamis (2/7/2026).
Ia menambahkan bahwa sebagian peserta juga memiliki kondisi kesehatan bawaan yang turut berpengaruh.
"Nah ini yang menyebabkan beberapa dari mereka tidak semuanya, sebetulnya banyak juga yang kondisi kesehatannya tidak baik-baik semuanya, tapi hanya beberapa ini saja," jelasnya.
Donny juga menyebut bahwa dari hasil penelusuran sementara, tiga peserta meninggal akibat penyakit jantung, sementara dua lainnya karena gangguan paru-paru. Kasus gangguan paru-paru terjadi di fasilitas pelatihan di Halim dan diduga berkaitan dengan penularan di lingkungan pelatihan.
"Yang paru-paru semuanya ada di Jakarta, di Satdik di Halim, tapi yang lainnya yang di Baturaja, yang di Balikpapan dan yang di Singkawang itu terkait dengan penyakit jantung. Itu penyebab itu yang kami sampaikan kepada anggota Komisi I DPR," imbuhnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!