Tendangan Bebas di Ujung Laga, Inter Bungkam Dortmund di Signal Iduna Park

ED
Kamis, 29 Januari 2026 | 16:00 WIB
Bagikan
Tendangan Bebas di Ujung Laga, Inter Bungkam Dortmund di Signal Iduna Park

VISI.NEWS|BANDUNG -Inter Milan menutup fase liga Liga Champions dengan kemenangan penting 2-0 atas Borussia Dortmund di Signal Iduna Park. Hasil ini memang tak cukup membawa Nerazzurri langsung ke 16 besar, tetapi cukup untuk memastikan mereka finis di posisi ke-10 dan melangkah ke play-off dengan modal kepercayaan diri tinggi. Dortmund sendiri harus puas berada di peringkat ke-17, namun tetap menjaga peluang lewat jalur yang sama.

Laga berlangsung ketat dan cenderung taktis hingga memasuki menit-menit akhir. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-81 lewat tendangan bebas Federico Dimarco yang meluncur presisi ke gawang tuan rumah. Gol penutup hadir di masa tambahan waktu melalui Andy Diouf, pemain pengganti yang memanfaatkan ruang terbuka saat Dortmund mencoba menyamakan kedudukan.

“Kami tahu pertandingan ini akan ditentukan oleh detail kecil,” kata Federico Dimarco. “Saya melihat celah di sisi kiper dan langsung mengambil kesempatan itu.”

Performa Inter di laga ini banyak ditopang kedisiplinan lini belakang. Yann Sommer tampil tenang di bawah mistar dan melakukan sejumlah penyelamatan penting untuk menjaga gawangnya tetap perawan. Di depannya, Francesco Acerbi tampil dominan membaca arah serangan lawan dan berkali-kali mematahkan aliran bola Dortmund sebelum masuk ke area berbahaya.

“Kami bertahan sebagai satu tim, bukan hanya empat pemain belakang,” ujar Acerbi. “Clean sheet di stadion seperti ini memberi kami dorongan besar.”

Kembalinya Manuel Akanji ke Signal Iduna Park juga menjadi sorotan. Bek asal Swiss itu tampil lugas dalam duel dan beberapa kali melakukan sapuan krusial. Yann Bisseck melengkapi soliditas lini belakang dengan kehadiran fisik yang menyulitkan penyerang Dortmund dalam duel udara maupun perebutan bola kedua.

Di sektor sayap, Dimarco bukan hanya mencetak gol, tetapi juga aktif membantu pertahanan dan menjaga ritme permainan. Henrikh Mkhitaryan menunjukkan pengalaman saat mengatur tempo di lini tengah, sementara Luis Henrique konsisten memberi opsi serangan dari sisi lapangan.

“Kami tetap sabar meski gol tak kunjung datang,” kata Mkhitaryan. “Saat lawan mulai lelah, ruang itu akhirnya muncul.”

Dari bangku cadangan, kontribusi pemain pengganti menjadi pembeda. Davide Frattesi menghadirkan energi baru di lini tengah, sementara Andy Diouf memastikan kemenangan lewat golnya di menit 90+4.

“Saya hanya mencoba berada di posisi yang tepat,” kata Diouf. “Begitu bola datang, saya tidak berpikir dua kali.”

Kemenangan ini menegaskan karakter Inter sebagai tim yang mampu menunggu momen dan menghukum lawan di saat krusial. Dengan mentalitas seperti itu, Nerazzurri kini menatap babak play-off dengan keyakinan bahwa perjalanan mereka di Eropa masih jauh dari selesai.@fajar

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.