BMKG: Cuaca Bandung Hari Ini Didominasi Berawan, Suhu Berkisar 16-28 Derajat Celsius 12 Jul 2026 Akademi Persib Bandung Lolos Final Hydroplus Soccer League U18 11 Jul 2026 Ole Romeny Tinggalkan Oxford United Gabung Fortuna Sittard 11 Jul 2026 Saat Presiden RI Pilih Tunda Proyek Strategis Demi Selamatkan Stabilitas Ekonomi 11 Jul 2026 Daftar Harga Tiket Konser ENHYPEN di JIS 2027 11 Jul 2026 Profil Tan Kian Konglomerat Properti yang Disorot Kasus Asabri 11 Jul 2026 Arus Kendaraan Menuju Sukabumi Meningkat di Momen Akhir Libur Sekolah 11 Jul 2026 Polisi Periksa 15 Saksi Usai Geledah 12 Lokasi, Termasuk Tan Kian 11 Jul 2026 Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Kejagung 11 Jul 2026 Conor McGregor Kembali Hadapi Max Holloway di UFC 329 11 Jul 2026 BMKG: Cuaca Bandung Hari Ini Didominasi Berawan, Suhu Berkisar 16-28 Derajat Celsius 12 Jul 2026 Akademi Persib Bandung Lolos Final Hydroplus Soccer League U18 11 Jul 2026 Ole Romeny Tinggalkan Oxford United Gabung Fortuna Sittard 11 Jul 2026 Saat Presiden RI Pilih Tunda Proyek Strategis Demi Selamatkan Stabilitas Ekonomi 11 Jul 2026 Daftar Harga Tiket Konser ENHYPEN di JIS 2027 11 Jul 2026 Profil Tan Kian Konglomerat Properti yang Disorot Kasus Asabri 11 Jul 2026 Arus Kendaraan Menuju Sukabumi Meningkat di Momen Akhir Libur Sekolah 11 Jul 2026 Polisi Periksa 15 Saksi Usai Geledah 12 Lokasi, Termasuk Tan Kian 11 Jul 2026 Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Kejagung 11 Jul 2026 Conor McGregor Kembali Hadapi Max Holloway di UFC 329 11 Jul 2026

Tenaga Kesehatan Garut Divaksin Demi Lindungi Pasien

Desi Rossilawati
Kamis, 30 April 2026 | 11:07 WIB
Bagikan
Tenaga Kesehatan Garut Divaksin Demi Lindungi Pasien

Tenaga kesehatan Garut jalani vaksinasi campak di fasilitas kesehatan /visi.news/iTBNews.

VISI.NEWS | GARUT- Di tengah meningkatnya kasus campak di Kabupaten Garut, para tenaga kesehatan kini berada di garis depan bukan hanya untuk merawat, tetapi juga melindungi diri demi keselamatan pasien. Sebanyak 1.328 tenaga medis dan kesehatan menjadi sasaran program vaksinasi campak yang digulirkan Dinas Kesehatan setempat.

Langkah ini diambil setelah ditemukan 112 kasus positif campak di wilayah tersebut. Bagi para tenaga kesehatan, vaksinasi bukan sekadar prosedur, melainkan bagian dari tanggung jawab agar tetap bisa melayani masyarakat tanpa risiko penularan.

“Tujuan utama vaksinasi ini adalah agar tenaga kesehatan dan tenaga medis terlindungi dari penyakit campak dan rubella. Dengan demikian mereka tetap sehat dan dapat bekerja secara optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Garut, Asep Surahman, Rabu (29/4/2026).

Program ini dilaksanakan di berbagai fasilitas kesehatan, mulai dari rumah sakit hingga puluhan puskesmas. Hingga saat ini, sebanyak 810 tenaga kesehatan telah menerima vaksin, sementara sisanya masih dalam proses.

Di balik angka tersebut, ada upaya menjaga keberlangsungan layanan kesehatan. Kabar baiknya, hingga kini belum ada tenaga kesehatan di Garut yang terjangkit campak, sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Selain melindungi tenaga medis, pemerintah juga melakukan imunisasi massal bagi anak anak sebagai langkah mencegah penyebaran lebih luas. Bagi para petugas kesehatan, vaksin ini menjadi perlindungan penting agar mereka tetap bisa menjalankan tugas dengan aman di tengah meningkatnya kasus.

@Ihda

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.