IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Tenaga Kesehatan Garut Divaksin Demi Lindungi Pasien

Desi Rossilawati
Kamis, 30 April 2026 | 11:07 WIB
Bagikan
Tenaga Kesehatan Garut Divaksin Demi Lindungi Pasien

Tenaga kesehatan Garut jalani vaksinasi campak di fasilitas kesehatan /visi.news/iTBNews.

VISI.NEWS | GARUT- Di tengah meningkatnya kasus campak di Kabupaten Garut, para tenaga kesehatan kini berada di garis depan bukan hanya untuk merawat, tetapi juga melindungi diri demi keselamatan pasien. Sebanyak 1.328 tenaga medis dan kesehatan menjadi sasaran program vaksinasi campak yang digulirkan Dinas Kesehatan setempat.

Langkah ini diambil setelah ditemukan 112 kasus positif campak di wilayah tersebut. Bagi para tenaga kesehatan, vaksinasi bukan sekadar prosedur, melainkan bagian dari tanggung jawab agar tetap bisa melayani masyarakat tanpa risiko penularan.

“Tujuan utama vaksinasi ini adalah agar tenaga kesehatan dan tenaga medis terlindungi dari penyakit campak dan rubella. Dengan demikian mereka tetap sehat dan dapat bekerja secara optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Garut, Asep Surahman, Rabu (29/4/2026).

Program ini dilaksanakan di berbagai fasilitas kesehatan, mulai dari rumah sakit hingga puluhan puskesmas. Hingga saat ini, sebanyak 810 tenaga kesehatan telah menerima vaksin, sementara sisanya masih dalam proses.

Di balik angka tersebut, ada upaya menjaga keberlangsungan layanan kesehatan. Kabar baiknya, hingga kini belum ada tenaga kesehatan di Garut yang terjangkit campak, sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Selain melindungi tenaga medis, pemerintah juga melakukan imunisasi massal bagi anak anak sebagai langkah mencegah penyebaran lebih luas. Bagi para petugas kesehatan, vaksin ini menjadi perlindungan penting agar mereka tetap bisa menjalankan tugas dengan aman di tengah meningkatnya kasus.

@Ihda

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.