Temui Para Petani Kab. Bandung, Gus Muhaimin : Kelangkaan Pupuk Harus Disediakan dan Difasilitasi Negara

ED
Rabu, 3 Januari 2024 | 13:46 WIB
Bagikan
Temui Para Petani Kab. Bandung, Gus Muhaimin : Kelangkaan Pupuk Harus Disediakan dan Difasilitasi Negara

"Kebutuhan pangan kita sangat amat besar dan harus dipikirkan menjadi prioritas nasional. Sehingga kita mengurangi ketergantungan kepada impor, sekaligus meningkatkan produksi pangan dan mensejahterakan para petani," jelasnya. Kemudian, lanjut Gus Muhaimin, para petani ini juga membutuhkan apa yang disebut sebagai bagian dari kebijakan. "Petani tidak hanya menerima keputusan pemerintah saja, tetapi harus terlibat di dalam proses pengambilan keputusan," katanya.

Karena itu, ia berharap petani itu harus didengar masukannya, sehingga tidak ada lagi beli alat pertanian yang enggak kepakai dan itu banyak sekali terjadi. "Ini anggarannya tersentralistik di pusat. Karena itu anggaran harus sudah mulai digeser di bawah. Supaya belanja alat-alat pertanian disesuaikan dengan kebutuhan riil masing-masing daerah yang berbeda-beda," ucapnya.

Disitulah, disebutkannya, keberanian pemerintah untuk lebih memprioritaskan kondisi lokal masing-masing para petani. "Itu kira-kira kondisi hasil dialog dengan para petani di Kabupaten Bandung," ujarnya.

Ia pun mengungkapkan salah satu agenda penting, itu pupuk alternatif di bidang kebutuhan-kebutuhan para petani, yaitu pupuk organik. Ia pun menyebutkan ada salah satu petani yang berhasil mengelola produk-produk pertanian obat-obatan yang ditopang oleh pupuk organik.

"Satu tarikan napas di dalam pertanian dan kelautan itu adalah peternakan, perikanan dan kelautan. Sehingga peternakan harus menjadi prioritas di dalamnya. Sehingga kebutuhan kambing etawa, kebutuhan daging, kebutuhan susu, kebutuhan seluruh protein nasional kita satu kesatu dalam revolusi agro maritim. Ini menjadi satu kesatuan, sehingga peternakan mendapatkan ekosistem yang produktif. Ekosistem antara produksi dan konsumsi," tuturnya.

Gus Muhaimin juga turut mengungkapkan program BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan yang diterima oleh para petani, yang sebelumnya belum tersentuh. "BPJS ini penting untuk para petani yang tidak tersentuh harkat pekerjanya. Petani ini juga pekerja, butuh jaminan keselamatan. Butuh jaminan kesehatan untuk masa tua. Karena itu, BPJS yang dilakukan Bupati Bandung ini betul-betul menjadi contoh dan layak diaplikasikan di tingkat nasional," katanya.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.