TEKNO | Kebocoran Pesawat Ruang Angkasa Soyuz Rusia Disebabkan Lubang Kurang dari 1 Sentimeter
VISI.NEWS | RUSIA - Kebocoran cairan pendingin pada kapsul ruang angkasa Soyuz Rusia yang berlabuh di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) dilaporkan disebabkan oleh lubang berdiameter kurang dari 0,8 milimeter (0,03 inci) dan tidak memerlukan evakuasi awak, demikian diumumkan perusahaan antariksa Rusia, Roscosmos, tetapi agensi terbuka untuk kemungkinan meluncurkan kapsul pengganti jika diperlukan.
Roscosmos mengatakan panel ahli akan menentukan akhir bulan ini apakah kapsul Soyuz MS-22 dapat digunakan dengan aman oleh kru untuk rencananya kembali ke Bumi, atau harus dibuang dan diganti.
Dikatakan peluncuran Soyuz berikutnya yang dijadwalkan adalah Maret tetapi dapat dipercepat jika perlu.
Kebocoran di Soyuz MS-22 terlihat minggu lalu ketika sepasang kosmonot Rusia hendak menjelajah di luar stasiun dalam perjalanan ruang angkasa yang direncanakan.
Kontrol Misi Rusia membatalkan perjalanan ruang angkasa ketika spesialis darat melihat aliran cairan dan partikel yang berasal dari Soyuz pada umpan video langsung dari luar angkasa.
Baik Roscosmos dan NASA mengatakan bahwa insiden tersebut tidak membahayakan awak stasiun.
Roscosmos mengatakan kebocoran itu mungkin disebabkan oleh mikrometeorit atau potongan sampah antariksa yang menabrak salah satu radiator eksternal kapsul.
Sesuai pernyataan Roscosmos pada hari Senin, kebocoran tersebut menyebabkan suhu di bagian awak kapsul naik hingga 30 derajat Celcius (86 derajat Fahrenheit).
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!