Tekankan Bijaksana Dalam Bermedia Sosial: Diskominfo Garut Edukasikan Siswa Pelatihan Tular Nalar
ED
Editor
Shinta Dewi P
Jumat, 18 Oktober 2024 | 12:30 WIB
VISI.NEWS | GARUT - Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) bekerja sama dengan Jaringan Radio Komunitas (JRK) Jawa Barat kembali mengadakan program Tular Nalar di Kabupaten Garut, yang bertujuan untuk meningkatkan literasi digital di kalangan generasi muda. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (16/10/2024) di Pendopo Kecamatan Leles dan mengambil tema Sekolah Kebangsaan, dihadiri oleh siswa-siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kecamatan Leles.
Program Tular Nalar kali ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai literasi digital kepada para peserta, terutama dalam konteks menghadapi maraknya penyebaran hoaks menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Garut, Margiyanto, berperan sebagai pembicara utama dan menekankan pentingnya penggunaan media sosial secara bijak serta cara efektif untuk menangkal hoaks, khususnya yang terkait dengan Pilkada.
Margiyanto menilai bahwa acara ini sangat relevan, mengingat pentingnya pemahaman bagi pemilih pemula mengenai hak pilih dan cara menggunakan hak tersebut dengan bijak. Dia menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membangun kesadaran di kalangan generasi muda mengenai pentingnya demokrasi yang sehat dan informasi yang akurat tentang calon pemimpin, sehingga mereka bisa terhindar dari berita hoaks.
Program Manager Tular Nalar, Indra Astuti, menyebutkan bahwa program ini telah berjalan sejak 2020 dan telah menjangkau lebih dari 550 ribu orang di seluruh Indonesia, mencakup berbagai segmen masyarakat. Hal ini penting, terutama di masa Pemilu, mengingat tantangan besarnya dalam menyaring informasi yang ada.
Direktur Radio Komunitas Suara Lelez (Sulez), Asep Rahmat, berharap generasi muda semakin sadar akan pentingnya melek politik agar tidak menjadi korban dalam dinamika politik yang terjadi. Ia berharap acara ini mampu memberikan pengalaman yang menyenangkan dan informatif bagi peserta. Selain itu, PIC Sekolah Tular Nalar, Dessy Arisandi, berharap peserta dapat menerapkan pengetahuan yang didapatkan tentang pengenalan hoaks dan demokrasi dalam Pemilu mendatang.
Dengan demikian, tujuan utama dari acara ini adalah untuk membekali generasi muda dengan pengetahuan yang dibutuhkan agar mereka bisa menjadi pemilih yang cerdas dan tidak terpengaruh oleh informasi yang salah selama proses Pemilu. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!