Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026

Teguh Purwayadi Sebut Bupati Bandung dan Bunda Literasi Satu-satunya Pasangan Kepala Daerah di Indonesia yang Menghasilkan Buku

ED
Rabu, 7 Agustus 2024 | 19:00 WIB
Bagikan
Teguh Purwayadi Sebut Bupati Bandung dan Bunda Literasi Satu-satunya Pasangan Kepala Daerah di Indonesia yang Menghasilkan Buku

VISI.NEWS | SOREANG - Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) Kabupaten Bandung H. Teguh Purwayadi mengatakan dalam era modern yang terus berkembang, literasi menjadi kunci utama untuk membangun masyarakat yang cerdas, kreatif dan kompetitif.

"Indeks pembangunan literasi masyarakat di Kabupaten Bandung tahun 2023 berada pada angka 53,70 poin. Masuk dalam kategori sedang, sehingga perlu dilakukan upaya-upaya terukur untuk meningkatkan pembangunan sarana literasi sesuai indikator yang telah ditetapkan," kata Teguh pada kesempatan Soft Launching Buku Bedas Manunggal dan siraman rohani bagi pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung di Gedung Moh Toha Kabupaten Bandung, Rabu (7/8/2024).

Teguh mengatakan, bahwa tingkat kegemaran membaca masyarakat Kabupaten Bandung masih rendah, yaitu di angka 45,93 poin. "Yang mana masuk kategori sedang, sehingga perlu ditindaklanjuti dengan kegiatan-kegiatan literasi yang dapat meningkatkan minat baca masyarakat," tuturnya.

Disebutkannya, beberapa survei menyatakan, minta baca di Indonesia masih rendah. Hasil survei salah satu lembaga survei, mengenai minat baca masyarakat Indonesia menempatkan Indonesia di peringkat 60 dari 61 negara yang disurvei.

Hasil survei juga menunjukkan bahwa peringkat literasi peserta didik di Indonesia berada di posisi 62 dari 70 negara.

"UNISCO menyebutkan Indonesia urutan kedua dari bawah soal literasi dunia. Menurut data UNISCO minat baca masyarakat Indonesia sangat memprihatinkan. Hanya 0,001 persen. Artinya 1000 orang Indonesia hanya 1 orang yang rajin membaca," ujarnya.

"Kondisi ini sangat memprihatinkan dan memerlukan perhatian dan tindakan yang lebih serius dari semua pihak," imbuhnya.

Oleh karena itu, lanjut Teguh, upaya peningkatan literasi harus menjadi prioritas utama dalam pembangunan manusia yang cerdas dan berdaya saing.

"Selama ini Bapak Bupati Bandung dan Bunda Literasi memiliki kepedulian terhadap pembangunan literasi masyarakat di Kabupaten Bandung. Ini sangat berdampak kepada peningkatan indeks pembangunan literasi masyarakat," ujarnya.

Kepedulian itu, kata Teguh, pemberian motor baca (Torca) kepada 31 kecamatan di Kabupaten Bandung. Selain penambahan dua unit mobil perpustakaan keliling, penyerahan wakaf buku ke setiap desa dari tahun 2022 sampai 2024.

"Jumlah buku yang telah disalurkan ada sebanyak 15.000 eksemplar," katanya.

Teguh juga di Kabupaten Bandung sudah tercatat 4.620 bunda literasi, dari mulai bunda literasi di kabupaten hingga ke tingkat RW.

"Kami sangat berbangga hati karena bunda literasi di Kabupaten Bandung telah tercatat di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai bunda literasi terbanyak di Indonesia," ungkapnya.

Berbagai kegiatan literasi, katanya, bersinergi dengan sekolah tingkat SD, SMP, SMA, seperti wisata literasi, safari literasi dan lain-lain.

"Berbagai inovasi di bidang perpustakaan menjadi daya tarik bagi masyarakat, sehingga setiap hari kunjungan masyarakat ke perpustakaan Kabupaten Bandung tidak kurang dari 200 orang," jelasnya.

Ia juga menyebutkan, Dispusip memiliki 11 mitra literasi yang aktif. Mulai dari Bunda Literasi, Paguyuban Duta Baca, Leksam Bedas, DPMD, Forum pendongeng, Yayasan Mutiara, masyarakat pengguna perpustakaan Kabupaten Bandung dan lain-lain.

Teguh mengatakan Bupati Bandung dan Bunda Literasi merupakan satu-satunya pasangan kepala daerah di Indonesia yang menghasilkan buku.

"Silahkan di cek bapak ibu. Bapak Bupati Bandung sebelumnya telah menghasilkan karya, berupa buku berjudul Pancasila dan Kewarganegaraan. Penulisan buku ini didasarkan keprihatinan Bapak Bupati terhadap anak-anak muda yang belum paham mengenai butir-butir Pancasila," tuturnya.

Kemudian, imbuhnya, Bunda Literasi Kabupaten Bandung menghasilkan karya berupa buku berjudul Aku Pahlawan Lingkungan.

"Buku ini dilatarbelakangi kekhawatiran bahwa Kabupaten Bandung menghasilkan 1.200 sampai 1.300 ton sampah per hari," katanya

Hal ini, kata Teguh, menjadi kepedulian Bunda Literasi untuk menerbitkan buku tersebut dengan tujuan mengedukasi anak-anak sejak dini.

"Buku tersebut tersebar di toko-toko buku seluruh Indonesia," ucapnya.

Sebelumnya, katanya, Bupati Bandung telah meluncurkan Buku Bedas bersama Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia atau IPARI Kabupaten Bandung dengan judul Oase Hikmah dan Ijtihad.

Baca Juga : Safari Literasi di SMAN 1 Margahayu, Teguh Purwayadi Sebut Buku “Jendela Dunia”

Ia menyebutkan, Soft Launching Buku Bedas Manunggal karya Bupati Bandung Dadang Supriatna ini, dan Soft Launching buku-buku siswa kelas 7, kelas 8 dan kelas 9 sebanyak enam judul, sehingga total buku yang dilaunching sejumlah 7 judul buku.

"Bertepatan juga pada tanggal 7 Agustus yang merupakan hari lahir Bapak Bupati Bandung Dadang Supriatna yaitu 7 Agustus 1971. Semoga bapak senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran, keberkahan, amanah serta tetap menjadi sosok yang inspiratif," katanya.

Teguh mengatakan, buku Bedas Manunggal merupakan buah karya terbaru Bupati Bandung bekerjasama dengan Penerbit Erlangga. Bedas Manunggal merupakan sebuah landasan filosofis dan praktis.

"Yang menggabungkan kekuatan budaya Sunda dengan nilai nilai agama Islam, khususnya dari Al-Qur'an," ujarnya.

Menurutnya, konsep Bedas diartikan kekuatan dan tenaga besar yang harus dimiliki oleh para ASN dan OPD di Kabupaten Bandung.

"Bapak Bupati Bandung mengaitkan setiap aspek pelayanan publik, dan pemerintahan dengan ayat-ayat suci Al-Qur'an untuk menanamkan karakter kuat dan agamis di kalangan aparatur negara. Serta mendorong kita semua untuk melayani masyarakat dengan sepenuh hati," tuturnya.

"Begitu besarnya perhatian Bapak Bupati Bandung, dan Bunda Literasi terhadap perkembangan literasi di Kabupaten Bandung. Maka dari itu kita patut memberikan apresiasi setinggi-tingginya bagi Bapak Bupati dan Bunda Literasi kita. Semoga dengan dukungan yang luar biasa dari Bapak Bupati Bandung dan Bunda Literasi dapat membawa Kabupaten Bandung semakin Bedas dalam hal literasi," tuturnya.** @kos

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.