Teguh Purwayadi: Forum PD Dispusip Dapat Meningkatkan Daya Saing Daerah
VISI.NEWS | SOREANG - Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) Kabupaten Bandung terus berusaha untuk meningkatkan kualitas kinerjanya melalui pelaksanaan Forum PD (Perangkat Daerah) yang dilaksanakan di Hotel Grand Sunshine Soreang, Kamis (22/2/2024).
Forum PD Dispusip ini dihadiri Bunda Literasi Kabupaten Bandung Hj. Emma Dety Dadang Supriatna dan berbagai pihak lainnya.
Kepala Dispusip Kabupaten Bandung H. Teguh Purwayadi, S.STP., M.Si., dalam sambutannya mengungkapkan bahwa Forum PD ini dalam rangka penyelarasan pokok pikiran yang sudah diusulkan sejumlah pihak melalui pemerintah desa yang dilaksanakan pada berbagai kegiataan, di antaranya program Rembug Bedas.
Rembug Bedas ini merupakan program Bupati Bandung Dadang Supriatna yang dilaksanakan di setiap desa di Kabupaten Bandung. Melalui program Rembug Bedas itu juga turut dilaksanakan program wakaf buku di masing-masing desa.
Teguh pun sempat mengucapkan terima kasih kepada sejumlah pihak yang hadir dalam pelaksanaan Forum PD Dispusip yang dilaksanakan pertama kali dibawah kepemimpinannya.
Ia berharap melalui Forum PD Dispusip ini dapat meningkatkan daya saing daerah sesuai dengan taglinenya "Bedas Keren Asik".
Teguh berharap melalui Forum PD tersebut dapat meningkatkan kegemaran membaca bagi masyarakat Kabupaten Bandung. Untuk itu, arah strategi Dispusip adalah meningkatkan pelayanan terhadap sekolah formal maupun nonformal.
Di hadapan jajaran Organisasi Perangkat Daerah, perwakilan kecamatan, mitra kerja Dispusip, Teguh mengungkapkan bahwa minat baca masyarakat di Indonesia sangat memprihatinkan.
"Menurut Unisco tahun 2021, minat baca di Indonesia itu 1 orang berbanding 1000 orang. Tentu ini hal yang urgen dan perkembangan minat baca harus dilakukan secara bersama-sama," tuturnya.
Teguh mengatakan, untuk meningkatkan minat baca masyarakat, Bupati Bandung sudah sangat atensi terhadap Dispusip.
"Beliau telah meluncurkan sarana prasarana 16 motor baca (torca) bagi 16 kecamatan di Kabupaten Bandung. Selain itu dua unit mobil perpustakaan keliling yang diparkir di depan hotel atau di kawasan parkir hotel Grand Sunshine Soreang saat kegiataan Forum PD Dispusip berlangsung," katanya.
Teguh berharap dengan adanya prasarana dan sarana tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk meningkatkan minat baca.
"Perpustakaan memiliki peran penting meningkatkan minat baca," katanya.
Teguh berharap bahwa menyediakan layanan mobil perpustakaan keliling itu bisa sampai ke pelosok desa atau daerah.
"Untuk mendukung perpustakaan keliling itu, sudah ada 10.940 wakaf buku oleh masyarakat," katanya.
Ia pun mengungkapkan bahwa setiap tanggal 14 merupakan kunjungan perpustakaan. Dalam kunjungan itu melibatkan pelaku UMKM yang mendukung program literasi.
"Misalnya ada di antara penjual tahu di Kecamatan Cimaung, tapi sambil meminjamkan buku. Kemudian di Pangalengan, ada taman bacaan masyarakat sambil buka usaha," katanya.
Dispusip juga turut mensosialisasikan perpustakaan digitalisasi yang bisa diakses masyarakat melalui aplikasi ibandungkab. Pemerintah Kabupaten Bandung juga mewacanakan pembangunan musium digitalisasi dengan anggaran Rp 5 miliar.
@kos
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!