Targetkan Pasar Indonesia, DESTEN Luncurkan Teknologi Pengisian Baterai Super Cepat untuk Mobil Listrik Pertama di Dunia
Kemampuan pengisian cepat yang dimiliki DESTEN merupakan hasil dari inovasinya dalam material dan struktur sel, dengan formulasi kimia baru yang diproduksi lewat proses manufaktur khusus. Sel ini dapat mencapai 3,000 siklus penggunaan yang terdepan di industri, serta total jarak tempuh lebih dari 1,5 juta kilometer.
Pengisian cepat umumnya membutuhkan peningkatan panas yang tinggi di dalam baterai. Meskipun memiliki kecepatan pengisian sangat cepat, baterai DESTEN mampu mempertahankan stabilitas termal yang tinggi sehingga tetap dingin selama pengoperasian. Baterai ini juga tersertifikasi oleh organisasi pengujian eksternal untuk menjaga suhu kurang dari 15 derajat celcius di atas suhu sekitarnya selama operasi.
Tidak seperti baterai lainnya, sel baterai DESTEN tidak membutuhkan pendingin air. Hal ini efektif dalam mengurangi biaya dan berat dari sistem pendingin baterai, sehingga menghasilkan penghematan energi dan biaya.
Sel pengisian baterai ultra-cepat DESTEN juga memungkinkan pemulihan energi proses mengemudi yang lebih baik. Hal ini menghadirkan peluang baru dalam merancang paket baterai yang lebih efisien untuk kendaraan listrik dan dengan biaya lebih murah, sehingga membuat kendaraan listrik lebih terjangkau.
Dengan sertifikasi keamanan UN 38.3, baterai DESTEN telah melewati seluruh persyaratan keselamatan, menjadikannya teknologi yang ideal untuk teknologi baterai otomotif.
Solusi Tepat untuk Lingkungan
Dengan teknologi baterai ramah lingkungan, DESTEN percaya dapat menghadirkan kontribusi positif bagi lingkungan, khususnya dalam memerangi isu perubahan iklim. Apalagi teknologi sel baterai DESTEN menggunakan sebagian besar komponen energi terbarukan, sehingga menghasilkan jejak karbon yang sangat minimal.
"Karena baterai kami mampu bertahan lebih lama daripada baterai mobil listrik biasa, DESTEN menawarkan teknologi yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. Di akhir masa pakainya pada mobil listrik, baterai kami juga dapat digunakan kembali pada sistem penyimpanan energi," ujar Kia.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!