Tanjung Verde, Negara Mungil Penahan Spanyol di Piala Dunia
Tanjung Verde./visi.news/travel.
Tanjung Verde juga memiliki Pedra de Lume di Pulau Sal. Kawasan ini merupakan tambang garam di dalam kawah vulkanik, tempat air laut menguap menjadi garam. Kondisi alam tersebut menjadikan Pedra de Lume sebagai salah satu tujuan wisata yang menonjol.
Dari sisi konservasi, Tanjung Verde memiliki peran penting bagi penyu tempayan. Negara ini disebut sebagai lokasi bersarang terpenting ketiga di dunia bagi spesies tersebut, terutama di Pulau Boavista dan Sal. Sekitar 90 persen penyu tempayan yang bertelur di Tanjung Verde berada di Pulau Boa Vista.
Warisan sejarah juga hadir melalui Cidade Velha di Pulau Santiago. Kota tua ini ditetapkan sebagai warisan dunia UNESCO pada 2009. Salah satu peninggalan pentingnya adalah Fortaleza Real de Sao Filipe, yang menjadi saksi perjalanan panjang sejarah Tanjung Verde.
Dengan latar tersebut, keberhasilan Tanjung Verde menahan Spanyol memberi panggung baru bagi negara mungil ini. Di balik sorotan sepak bola, Tanjung Verde menyimpan kisah tentang pulau vulkanik, budaya campuran, konservasi alam, dan warisan sejarah dunia.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!