Aplikasi Sentuh Tanahku Permudah Akses Layanan Pertanahan Warga 30 Aug 2026 PSI Jember Jadikan Kantor Baru sebagai Rumah Bersama, Ratusan Ojol Diajak Berdiskusi 30 Aug 2026 Layanan Peralihan Hak 10 Hari Diuji Coba, ATR/BPN Tekankan Kesiapan Masyarakat 30 Aug 2026 Layanan PERINTIS 10 Hari Percepat Proses Balik Nama Sertipikat 30 Aug 2026 Satres Narkoba Polres Sukabumi Amankan 276 Botol Miras 30 Aug 2026 Muktamar NU Tetapkan 9 Anggota AHWA, KH Nurul Huda Jazuli Raih Suara Tertinggi 30 Aug 2026 Ribuan Banser dan Pagar Nusa Perketat Pengamanan Muktamar NU 30 Aug 2026 Google Health 5.07 Dirilis, Catat Olahraga Makin Fleksibel 30 Aug 2026 Muktamar NU Memanas Lagi, Masa Tunggu Eks Parpol Diperdebatkan 30 Aug 2026 Kepercayaan pada Fakta Runtuh di Era AI 30 Aug 2026 Aplikasi Sentuh Tanahku Permudah Akses Layanan Pertanahan Warga 30 Aug 2026 PSI Jember Jadikan Kantor Baru sebagai Rumah Bersama, Ratusan Ojol Diajak Berdiskusi 30 Aug 2026 Layanan Peralihan Hak 10 Hari Diuji Coba, ATR/BPN Tekankan Kesiapan Masyarakat 30 Aug 2026 Layanan PERINTIS 10 Hari Percepat Proses Balik Nama Sertipikat 30 Aug 2026 Satres Narkoba Polres Sukabumi Amankan 276 Botol Miras 30 Aug 2026 Muktamar NU Tetapkan 9 Anggota AHWA, KH Nurul Huda Jazuli Raih Suara Tertinggi 30 Aug 2026 Ribuan Banser dan Pagar Nusa Perketat Pengamanan Muktamar NU 30 Aug 2026 Google Health 5.07 Dirilis, Catat Olahraga Makin Fleksibel 30 Aug 2026 Muktamar NU Memanas Lagi, Masa Tunggu Eks Parpol Diperdebatkan 30 Aug 2026 Kepercayaan pada Fakta Runtuh di Era AI 30 Aug 2026

Tanggapan Istana soal Meme Prabowo-Jokowi: Jangan Hukum, Tapi Bina Anak Muda

Desi Rossilawati
Sabtu, 10 Mei 2025 | 16:00 WIB
Bagikan
Tanggapan Istana soal Meme Prabowo-Jokowi: Jangan Hukum, Tapi Bina Anak Muda
VISI.NEWS | JAKARTA - Kepala Kantor Komunikasi Presiden (President Communication Office/PCO), Hasan Nasbi, menanggapi kasus mahasiswi Institut Teknologi Bandung (ITB) yang ditangkap setelah mengunggah meme bergambar Presiden Prabowo Subianto dan mantan Presiden Joko Widodo. Menurut Hasan, anak muda seperti itu sebaiknya dibina, bukan dihukum. "Kalau dari pemerintah, itu kalau anak muda, ya mungkin ada semangat-semangat yang telanjur, ya mungkin lebih baik dibina ya, karena masih sangat muda, bisa dibina, bukan dihukum gitu," ujar Hasan di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (10/5/2025). "Bukan dihukum gitu. Karena ya ini kan dalam konteks demokrasi, mungkin ada yang memang terlalu bersemangat seperti itu. Ya, kecuali ada soal hukumnya, kalau soal hukumnya, kita serahkan saja itu kepada penegak hukum," jelasnya. Ia menambahkan bahwa semangat mahasiswa dalam menyampaikan kritik tetap perlu dipahami dalam konteks demokrasi. Namun, bila ada unsur pidana, penanganannya diserahkan kepada aparat penegak hukum. Hasan juga menyebut bahwa Presiden Prabowo tidak pernah mengadukan perbuatan tersebut, meskipun menyayangkan cara penyampaian ekspresi yang kurang bertanggung jawab. Sebelumnya, mahasiswi ITB berinisial SSS ditangkap dan dijadikan tersangka oleh pihak kepolisian setelah diduga menyebarkan meme bernuansa penghinaan terhadap Presiden. Ia kini ditahan di Bareskrim Polri. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.