Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026 Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Penggalangan Dana 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026 Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Penggalangan Dana 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026

Tangani Titik Banjir, Pemkot Bandung Siapkan Berbagai Langkah

ED
Kamis, 6 Oktober 2022 | 18:18 WIB
Bagikan
Tangani Titik Banjir, Pemkot Bandung Siapkan Berbagai Langkah

VISI.NEWS | KOTA BANDUNG -Pemerintah Kota Bandung menyiapkan sejumlah langkah antisipasi banjir.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna, Rabu 5 Oktober 2022.

Ema beserta sejumlah pejabat dinas terkait meninjau di 4 titik lokasi banjir di Kota Bandung.

Pertama di Kolam Retensi Bima, kedua di Sungai Ciwarga Kelurahan Sukaraja. Lalu di TPU Sirnaraga dan Jalan Tresnaasih, Kecamatan Astanaanyar.

Tiap titik banjir yang ditinjau mendapat penanganan berbeda. Di Kolam Retensi Bima misalnya. benteng yang jebol akibat arus air diperbaiki.

Juga optimalisasi manajemen air di kawasan ini yang terus digenjot.

Selanjutnya, titik banjir di Sungai Ciwarga, Kelurahan Sukaraja ditangani dengan upaya perbaikan aliran sungai yang masuk ke Sungai Ciwarga.

“Terdapat penyempitan jalur di sungai yang berakibat lubernya aliran air sungai ke pemukiman warga. Namun kami perlu koordinasi dengan BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai Citarum) karena ini mencakup lintas kota kabupaten,” ucap Ema.

Ia memastikan, saat ini perbaikan aliran Sungai Ciwarga langsung dikerjakan tepat setelah peninjauan.

Ema menyebut, berdasarkan kesaksian warga, jika aliran air di Sungai Ciwarga dalam kondisi normal (tidak ada luapan), kawasan ini terbebas dari banjir.

“Kalau untuk jangka panjang, kami melihat ada lahan Kementerian PUPR di sini. Saya akan lapor ke Pak Wali Kota, semoga bisa dikoordinasikan lahan ini agar dihibahkan kepada Pemkot Bandung. Tujuannya untuk dibuat kolam retensi,” beber Ema.

Di TPU Sirnaraga, sejumlah perbaikan pun digeber. Ema menyebut kawasan ini akan dipasang beronjong dan juga diterasering.

Selain itu, optimalisasi sumur imbuhan pun dilakukan untuk penanganan banjir di titik ini.

Terakhir, di Jalan Tresnaasih Kecamatan Astanaanyar, upaya koordinasi dilakukan dengan warga untuk menangani banjir.

“Kalau dilihat, kawasan ini memang letaknya ada di bawah. Namun, ada sejumlah aspirasi masyarakat untuk meminimalisasi arus air yang masuk ke kawasan ini. Teknisnya akan dibahas dengan dinas terkait (DSDABM Kota Bandung),” kata Ema.

Ia juga berpesan, pemeliharaan sungai dalam konteks penanganan banjir di Kota Bandung perlu dilakukan secara masif dan terintegerasi.

Ema menyontohkan, jika penanganan air di Kolam Retensi Bima dimaksimalkan lagi, maka potensi genangan air ke kawasan Jalan Tresnaasih Astanaanyar bisa lebih maksimal juga.

“Tadi Pak Camat bilang kalau penanganan di Bima maksimal, volume air ke sini (Astanaanyar) bisa berkurang. Jadi intinya, urusan sungai ini perlu integrasi. Tidak bisa otonom,” jelasnya. @fen

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.