Tangani Banjir Hingga Akses Jalan Lumpuh, Program Pentahelix Normalisasi Sungai di Majalaya Disambut Positif Warga
Lebih lanjut Kang DS mengatakan bahwa pelaksanaan program pentahelix normalisasi sungai di kawasan Cidawolong itu, melibatkan Para Kepala OPD, Camat, Kepala Desa, Relawan, Pengusaha, Akademisi, Media, dan Warga Kabupaten Bandung.
"Banjir di kawasan Cidawolong Majalaya ini, selain disebabkan sungai dangkal, aliran tersumbat, dan perlunya kesadaran warga yang masih buang sampah sembarangan," katanya.
Untuk penanggulangan banjir di Majalaya itu, Kang DS menyebutkan, saatnya 200 perusahaan di Majalaya bergerak dan ambil peran.
"Lewat kolaborasi pentahelix, saya dorong keterlibatan pengusaha, akademisi, media, masyarakat, dan tentunya pemerintah sebagai penggerak utama. Sebab, persoalan banjir ini bukan urusan pemerintah saja. Ini tanggung jawab kita bersama. Saatnya kita buktikan, bahwa Majalaya bisa kita pulihkan untuk hari ini dan masa depan," katanya.
Sementara itu Kepala DPUTR Kabupaten Bandung Zeis Zultaqawa mengatakan bahwa banjir Cidawolong sudah belasan tahun terjadi. Dengan berbagai komplek permasalahan di kawasan tersebut, Zeis menyebutkan, ada berbagai kewenangan di kawasan tersebut.
"Mulai dari jalan provinsi, saluran irigasi unit provinsi, BBWSC, sehingga upaya penanganan banjir di kawasan Cidawolong itu melalui program pentahelix. DPUTR tidak bisa intervensi untuk kegiatan, namun karena provinsi dan DPUTR juga ada keterbatasan anggaran sehingga mereka menyambut baik dengan inisiatif Pak Bupati untuk melakukan program pentahelix. Yaitu melaksanakan kegiatan pentahelix dengan dukungan dana dari para pengusaha," tuturnya.
Zeis pun mengatakan secara teknis bahwa pihaknya sudah konsultasi dengan Pemda Provinsi Jawa Barat, termasuk dengan BBWSC yang memiliki kewenangan pemeliharaan aliran sungai tersebut.
"Kami akan terus mengawal agar kegiatan program pentahelix pengerukan sungai ini bisa optimal, sesuai dengan direncanakannya," katanya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!