Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Truk Masuk Jurang Cisarakan Sukabumi, Sopir Tewas 26 Aug 2026 Kabut Asap Karhutla Jambi Makin Pekat, Ganggu Kesehatan dan Sekolah 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Truk Masuk Jurang Cisarakan Sukabumi, Sopir Tewas 26 Aug 2026 Kabut Asap Karhutla Jambi Makin Pekat, Ganggu Kesehatan dan Sekolah 26 Aug 2026

Tanah Berceceran di Jalan, Pengendara yang Melintas di Karangtengah Sukabumi Waswas

Desi Rossilawati
Jumat, 8 Mei 2026 | 06:33 WIB
Bagikan
Tanah Berceceran di Jalan, Pengendara yang Melintas di Karangtengah Sukabumi Waswas

Ceceran tanah di jalan arteri Sukabumi-Bogor, tepatnya di wilayah Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi./visi.news/Andri.

VISI.NEWS | SUKABUMI - Pengguna jalan yang melintas di wilayah Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi merasa waswas dengan ceceran tanah di permukaan jalan.

Tanah tersebut menempel di roda truk proyek kemudian tercecer di jalan.

Truk bermuatan tanah tampak lalu lalang di jalan arteri Sukabumi-Bogor lalu masuk ke wilayah Cireunde, Kecamatan Cibadak. Setelah menurunkan muatan ke lokasi proyek, truk kosong kembali keluar menuju arah Kota Sukabumi maupun ke arah Cibadak. Seperti yang terpantau pada Kamis (7/5/2026) malam.

Dari pantauan Visi News pada Kamis malam, ceceran tanah terlihat di jalan arteri Bogor menuju Sukabumi mulai dari persimpangan Cireunde hingga wilayah Segog, Kecamatan Cibadak.

Sedangkan dari arah Sukabumi menuju Bogor, ceceran tanah terlihat mulai dari Cirendeu hingga wilayah Lodaya, Kecamatan Cibadak.

Pengendara, Enda, mengaku khawatir dengan kondisi jalan yang dipenuhi tanah. Menurut dia, saat hujan turun, ceceran tanah berubah menjadi lumpur licin yang membahayakan pengendara.

“Kalau hujan jadi licin, khawatir pengendara jatuh. Hampir setiap hari lewat sini dan jalannya memang banyak tanah,” ujarnya.

Selain licin saat hujan, ceceran tanah yang mengering beterbangan menjadi debu yang mengganggu pandangan pengguna jalan maupun aktivitas warga di sekitar lokasi.

"Kalau hujan memang tanah jadi lumpur, tapi kalau kering jadi debu yang menganggu, apalagi bagi pengendara motor seperti saya," ujar Pendi (34), pengendara. @andri

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.