Tak Sekadar Sedih, Depresi Bisa Berwujud Fisik dan Emosi yang Tak Terjelaskan
Editor
Desi Rossilawati
Minggu, 8 Juni 2025 | 00:00 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Tak semua orang yang mengalami depresi menunjukkan wajah muram atau terus-menerus menangis. Di banyak kasus, gejala depresi muncul dalam bentuk yang lebih tersembunyi dan sulit dikenali. Kondisi ini dikenal dengan istilah 'smiling depression', ketika seseorang tampak baik-baik saja secara sosial, namun sebenarnya tengah berjuang di dalam batin.
Data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan bahwa lebih dari 264 juta orang di dunia mengalami depresi. Namun, tidak semua menyadarinya. Penelitian dalam Frontiers in Psychology menunjukkan bahwa sebagian orang menyembunyikan kondisinya karena tidak ingin membebani orang lain atau merasa malu untuk meminta pertolongan.
Sejumlah gejala depresi kerap luput dari perhatian karena menyerupai keluhan sehari-hari. Berikut beberapa tanda yang perlu diwaspadai:
1. Perubahan Suasana Hati Mendadak
Depresi tidak selalu ditandai dengan kesedihan. Emosi seperti mudah marah, tersinggung, atau frustrasi terhadap hal-hal kecil bisa menjadi indikator gangguan suasana hati.2. Gangguan Tidur
Sulit tidur atau justru tidur berlebihan, bangun terlalu dini, atau tetap merasa lelah meski sudah tidur cukup merupakan gejala yang patut dicermati.3. Keluhan Fisik Berulang Tanpa Sebab Medis
Nyeri punggung, sakit kepala, atau gangguan pencernaan bisa menjadi ekspresi tubuh terhadap tekanan psikologis yang tidak teridentifikasi.4. Menangis Tanpa Alasan Jelas
Ledakan emosional yang tiba-tiba, meskipun tidak ada pemicu signifikan, bisa menjadi sinyal ketidakstabilan emosi akibat depresi.5. Kesulitan Berkonsentrasi
Jika kamu sering lupa, bingung, atau kehilangan fokus, bisa jadi itu gejala awal dari depresi ringan hingga sedang.6. Isolasi Sosial
Menghindari pertemuan sosial, merasa tidak nyaman di antara teman, atau kehilangan minat terhadap aktivitas favorit, juga bisa menjadi pertanda.7. Perubahan Pola Makan
Naik atau turunnya nafsu makan secara ekstrem, disertai perubahan berat badan, patut diwaspadai sebagai gejala psikis.8. Penyalahgunaan Zat atau Alkohol
Dalam upaya menenangkan diri, sebagian orang mencoba melarikan diri dari tekanan batin dengan cara yang justru memperburuk kondisi mentalnya. Menariknya, pria dan wanita bisa menunjukkan gejala depresi secara berbeda. Wanita umumnya mengekspresikan kesedihan dan rasa bersalah, sementara pria cenderung menarik diri, menunjukkan kemarahan, atau terlibat dalam perilaku berisiko. Karena banyak gejala depresi tampak ringan atau dianggap bagian dari stres harian, banyak orang tak sadar bahwa mereka sedang membutuhkan bantuan. Jika perubahan mental, emosional, atau fisik berlangsung lebih dari dua minggu dan mengganggu rutinitas harian, segera pertimbangkan untuk berbicara dengan profesional kesehatan mental. Langkah pertama bisa dimulai dari obrolan ringan dengan orang yang dipercaya, lalu mencari dukungan lebih lanjut melalui psikoterapi, konseling, atau penanganan medis yang sesuai. @ffrBerita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!