Tak Pernah Menolak Perundingan, Dubes Iran: Amerika Serikat yang Merusak
VISI.NEWS | JAKARTA - Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi menyatakan negaranya tak pernah menolak untuk melakukan perundingan. Namun, ia menegaskan, dalam perundingan, semua pihak harus benar-benar saling percaya dan bisa menepati perkataannya.
“Saya rasa pihak manapun yang mengenal politik, pentas politik, mengetahui bahwa dasar pertama dari negosiasi adalah membangun kepercayaan, yang dinilai dari berbagai jenis komitmen,” kata Dubes Boroujerdi pada awak media di Kedubes Iran untuk Indonesia, Jakarta, Senin (2/3/2026).
Ia menegaskan, bahwa selama ini Iran telah berkomitmen untuk mengikuti rangkaian negosiasi. Namun, pada akhirnya, pihak Amerika Serikat lah yang melakukan pelanggaran atas negosiasi tersebut.
“Kami sudah bersepakat dengan Amerika terkait fasilitas nuklir Iran. Kami sudah melakukan 5 putaran kesepakatan, sudah sangat dekat, di putaran ke enam, zionis Israel menyerang kami. Kali ini juga begitu, sudah 2 putaran, di putaran ketiga, kami kembali diserang. Kalau ini terjadi pada anda, apakah anda akan percaya lagi?” ujarnya.
Dubes Boroujerdi menegaskan bahwa negaranya tidak akan menolak perundingan yang diajukan, namun harus ada jaminan, tak ada penipuan di dalamnya.
Lebih lanjut ia menyampaikan, bahwa permusuhan yang ditunjukkan oleh Amerika Serikat kepada Iran, telah terjadi sepanjang sejarah Iran. Salah satunya, dengan membangun Islam-phobia dan membangun beberapa kelompok teroris.
“Sejak tahun 2010, Amerika Serikat telah memberlakukan berbagai sanksi yang sangat berat terhadap Iran. Dan pada tahun 2020, saat mereka melihat bahwa langkah mereka tidak sukses, maka mereka melakukan teror pada jenderal senior Iran, seorang pahlawan yang anti ISI,” ujarnya lagi.
Dan pada tahun 2024, AS telah memprovokasi Israel untuk menyerang konsulat milik Iran di salah satu negara sahabat. Yang ujungnya, pada 26 Oktober 2024, Amerika mendorong rezim zionis Israel untuk menyerang aspek ekonomi dan masyarakat sipil Iran.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!