TP Pertahankan Status Visionary Leader Berkat Inovasi AI di Asia Pasifik 6 Aug 2026 Prabowo Belum Ganti Kapolri, Desakan Reformasi Polri Makin Menguat 6 Aug 2026 Drama Final Dimulai! Persib Tertahan, Persebaya Menggigit 1-1 6 Aug 2026 Polrestabes Bandung Siagakan 1.380 Personel Amankan Final Piala Presiden 6 Aug 2026 PowerCore 5.0 Meluncur, Solusi Listrik Prefabrikasi Pertama untuk Pusat Data AI Berdaya Tinggi 6 Aug 2026 STEM Jadi Kunci, Menaker Dorong Lulusan Kampus Siap Hadapi Dunia Kerja 6 Aug 2026 Penentuan Semifinal ASEAN Hyundai Cup 2026 Dimulai, Indonesia Wajib Menang atas Singapura 6 Aug 2026 HYPTEC HT Tampil Dua Wajah di GIIAS 2026, GAC Buktikan SUV Listrik Bisa Bergaya Mewah hingga Rally Dakar 6 Aug 2026 Ekonomi Jabar Tumbuh 5,73 Persen, Kemiskinan Turun ke 6,54 Persen 6 Aug 2026 Persija Kalahkan Arema FC 3-1, Raih Peringkat Ketiga Piala Presiden 2026 6 Aug 2026 TP Pertahankan Status Visionary Leader Berkat Inovasi AI di Asia Pasifik 6 Aug 2026 Prabowo Belum Ganti Kapolri, Desakan Reformasi Polri Makin Menguat 6 Aug 2026 Drama Final Dimulai! Persib Tertahan, Persebaya Menggigit 1-1 6 Aug 2026 Polrestabes Bandung Siagakan 1.380 Personel Amankan Final Piala Presiden 6 Aug 2026 PowerCore 5.0 Meluncur, Solusi Listrik Prefabrikasi Pertama untuk Pusat Data AI Berdaya Tinggi 6 Aug 2026 STEM Jadi Kunci, Menaker Dorong Lulusan Kampus Siap Hadapi Dunia Kerja 6 Aug 2026 Penentuan Semifinal ASEAN Hyundai Cup 2026 Dimulai, Indonesia Wajib Menang atas Singapura 6 Aug 2026 HYPTEC HT Tampil Dua Wajah di GIIAS 2026, GAC Buktikan SUV Listrik Bisa Bergaya Mewah hingga Rally Dakar 6 Aug 2026 Ekonomi Jabar Tumbuh 5,73 Persen, Kemiskinan Turun ke 6,54 Persen 6 Aug 2026 Persija Kalahkan Arema FC 3-1, Raih Peringkat Ketiga Piala Presiden 2026 6 Aug 2026

Tak Harus Berurutan? Ini Penjelasan Puasa Syawal

Desi Rossilawati
Rabu, 25 Maret 2026 | 10:30 WIB
Bagikan
Tak Harus Berurutan? Ini Penjelasan Puasa Syawal

VISI.NEWS | BANDUNG – Setelah merayakan Idulfitri 1447 H, umat Muslim kini memasuki waktu pelaksanaan puasa sunnah Syawal selama enam hari. Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah apakah ibadah ini wajib dilakukan secara berturut-turut atau boleh selang-seling.

Para ulama menegaskan bahwa puasa Syawal tetap sah meskipun tidak dikerjakan secara berurutan. Hal yang paling krusial adalah jumlah puasa genap enam hari dan seluruhnya ditunaikan masih dalam lingkup bulan Syawal.

Merujuk pada kitab Fiqhus Sunnah karya Sayyid Sabiq, terdapat keberagaman pandangan di kalangan imam besar. Imam Ahmad berpendapat bahwa tidak ada keutamaan khusus antara menjalankan puasa secara beruntun maupun terpisah; keduanya dianggap sama baiknya.

Di sisi lain, ulama dari mazhab Hanafiyyah dan Syafi'iyyah menilai pelaksanaan secara berturut-turut tepat setelah hari raya (mulai 2 Syawal) adalah yang paling utama. Namun, jika seseorang memiliki halangan atau kebutuhan tertentu, maka membagi jadwal puasa selama bulan Syawal tetap diperbolehkan oleh mayoritas ulama.

Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia 2026 yang dirilis oleh Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama RI, periode puasa Syawal tahun ini berlangsung cukup panjang. Umat Islam dapat mulai menunaikannya sejak 22 Maret hingga berakhir pada 18 April 2026.

Rentang waktu hampir satu bulan ini memberikan fleksibilitas bagi masyarakat untuk mengatur jadwal ibadah di tengah kesibukan aktivitas pasca-Lebaran atau agenda silaturahmi yang masih berjalan. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.