Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026

Tak Benar Pakai Hijab, Wanita Iran Ditahan dan Meninggal dalam Tahanan

ED
Minggu, 18 September 2022 | 14:00 WIB
Bagikan
Tak Benar Pakai Hijab, Wanita Iran Ditahan dan Meninggal dalam Tahanan

VISI.NEWS | TEHARAN - Polisi Iran menembakkan gas air mata untuk membubarkan para demonstran di sebelah barat negara itu, Sabtu (17/9), setelah upacara pemakaman seorang pemudi yang meninggal dunia di dalam tahanan polisi di Teheran awal pekan ini, kantor berita semi-resmi Fars melaporkan.

Polisi mengatakan bahwa Mahsa Amini (22) ditahan pada hari Selasa setelah apa yang disebut "polisi moralitas" Iran menemukan kesalahan dengan jilbabnya, telah meninggal karena serangan jantung.

Polisi juga telah merilis rekaman sirkuit tertutup dari kantor polisi yang menurut mereka menunjukkan saat Amini pingsan.

Seorang kerabat mengatakan dia tidak memiliki riwayat penyakit jantung.

Menurut laporan Fars, setelah pemakaman Amini di kota Saqez, sekitar 460 kilometer (280 mil) barat ibu kota, Teheran, beberapa pengunjuk rasa berkumpul di depan gedung gubernur, meneriakkan slogan-slogan. Laporan itu tidak menjelaskan lebih lanjut.

Setelah polisi muncul dan menembakkan gas air mata, para pengunjuk rasa membubarkan diri. Tidak ada informasi segera tentang cedera.

Video yang diposting di media sosial pada hari Sabtu dimaksudkan untuk menunjukkan pengunjuk rasa di Saqez meneriakkan slogan-slogan anti-pemerintah tetapi Associated Press tidak dapat mengotentikasi video atau mengkonfirmasi lokasi dalam rekaman tersebut.

Kematian Amini memicu kecaman terhadap polisi moral dari selebritas dan tokoh terkemuka di media sosial. Pengadilan Iran meluncurkan penyelidikan atas kematiannya.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.